Detik.com News
Detik.com

Sabtu, 18/08/2012 17:48 WIB

Sidang Isbat Penetapan Idul Fitri 1433 H Tanpa Muhammadiyah

M Iqbal - detikNews
Sidang Isbat Penetapan Idul Fitri 1433 H Tanpa Muhammadiyah
Jakarta - Pemerintah menggelar sidang isbat untuk menentukan 1 Syawal 1433 H sore ini. Sejumlah ormas Islam menghadiri sidang tersebut, terkecuali Muhammadiyah. Menteri Agama Suryadharma Ali berharap ormas Islam terbesar kedua di Indonesia itu dapat menghadiri sidang Isbat serupa di tahun mendatang.

"Mudah-mudahan kalau tahun ini tidak hadir, ya tahun depan diusahakan hadir," ujar Suryadharma Ali sebelum sidang isbat di Kantor Kemenag Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (18/8/2012).

Namun begitu, Suryadharma menyesalkan ketidakhadiran Muhammadiyah dalam sidang isbat kali ini. Menurutnya, persatuan dan kebersamaan semestinya diutamakan dalam menyikapi perbedaan.

"Memang sangat disesalkan ya jika benar Muhammadiyah tidak hadir. Tapi kita belum tahu kalau benar Muhammadiyah tidak hadir. Sebetulnya perbedaan persamaan itu harus sama-sama kita hormati. Tetapi di tengah perbedaan ada yang paling utama, yaitu persatuan dan kebersamaan. Jadi kehadiran siapapun di tengah perbedaan itu penting dari aspek persamaan," tuturnya.

Dia juga berharap Lebaran saat ini memberi arti bagi masyarakat, terutama dalam hal perubahan sifat.

"Karena pada waktu Ramadan itu kan momentum penyucian diri, momentum untuk kita melakukan introspeksi ke belakang yang kurang baik, apa yang menyimpang, sehingga di Idul Fitri ini lahir pribadi-pribadi yang baru, mentalitas yang baru. Dengan demikian kita harapkan kehidupan ke depan lebih baik dari tahun sebelumnya," ujarnya.

Sidang Isbat tersebut dimulai pukul 17.00 WIB. Wakil Menag Nasaruddin Umar tampak menghadiri sidang tersebut. Perwakilan sejumlah ormas juga hadir diantaranya MUI, Al Wasliyah, Persis, ICMI, Al Ijtihadiyah, LDII, dan Hidayatullah. Perwakilan dubes negara Islam juga hadir seperti dari Kedubes Brunei Darussalam, Palestina, dan Iran.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(rmd/ndr)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Dukung Ahok Lawan Begal APBD DKI!

Perseteruan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) dan DPRD DKI perihal 'dana siluman' dalam APBD 2015 menjadi perhatian publik. Berbagai gerakan warga dilancarkan untuk mendukung Ahok melawan begal APBD. Di sudut-sudut jalan terdapat berbagai spanduk mendukung Ahok. Salah satunya spanduk "#Kami Adalah Ahok, Lawan Begal APBD". Bila Anda setuju gerakan warga mendukung Ahok, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%