BBC Indonesia
Sabtu, 18/08/2012 15:41 WIB

Bom bunuh diri tewaskan lima tentara Pakistan

BBCIndonesia.com - detikNews
Sedikitnya lima orang tewas akibat serangan bom bunuh diri di sebuah pos pemeriksaan di Kota Quetta, di wilayah barat daya Pakistan, demikian keterangan kepolisian Pakistan.

Pelaku bom bunuh diri mengendarai kendaraan roda empat yang kemudian diledakkan saat hendak diperiksa oleh petugas yang berjaga di pos pemeriksaan, kata pejabat keamanan lokal.

"Mereka menanyakan identitas kepada pengemudi ketika bom itu kemudian diledakkan... tiga orang petugas keamanan dan dua pejabat tewas karena bom itu," kata juru bicara petugas pos keamanan di perbatasan ,Murtaza BaigBaig, kepada Kantor berita AFP.

Quetta, ibukota Propinsi Baluchistan, didiami warga Islam Syiah, yang selama ini sering menjadi target kekerasan.

Adapun pelaku bom bunuh diri ikut tewas dalam serangan bom tersebut, kata pejabat bersangkutan.

Lebih lanjut pejabat keamanan Pakistan mengatakan, kelompok teroris kemungkinan telah merencanakan serangan dengan target instalasi militer atau tempat umum selama perayaan Idul Fitri, pekan ini.

Sejauh ini belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan bom bunuh diri ini, namun propinsi Baluchistan yang berbatasan dengan Iran dan Afghanistan selama ini acap menjadi sasaran serangan kelompok Taliban.

Wilayah ini juga menjadi sasaran kekerasan sektarian antara kelompok Sunni dan Syiah yang sejauh ini telah menewaskan ribuan orang sejak akhir 1980-an.

(bbc/bbc)



ProKontra Index »

Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019

Dalam berbagai survei, nama Gubernur DKI Jokowi menempati posisi teratas capres potensial 2014. Suara-suara yang menginginkan Jokowi maju menjadi Capres di Pilpres 2014 juga cukup kencang. Tetapi menurut peneliti politik senior LIPI, Siti Zuhro, Jokowi akan lebih kuat jika berkompetisi di Pilpres 2019. Bila Anda setuju dengan Siti Zuhro, pilih Pro!
Pro
33%
Kontra
67%