Sabtu, 18/08/2012 09:11 WIB

Menjelang Lebaran, 398 Orang Tewas Karena Kecelakaan

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
ilustrasi
Jakarta - Hingga H-1 lebaran, terjadi 2.309 kecelakaan selama arus mudik. 398 orang diantaranya meninggal dunia.

" Berdasarkan data Korlantas Polri, jumlah kejadian kecelakaan sampai dengan tanggal 17 Agustus 2012 malam yaitu terdapat 2.309 kecelakaan," kata Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Kementerian Kesehatan RI, Tjandra Yoga Aditama, kepada detikcom, Sabtu (18/8/2012).

Korban meninggal dunia meningkat dibandingkan data H-2 lebaran. "398 meninggal dunia, 583 luka berat, dan 2.068 luka ringan," katanya.

Berdasarkan data kecelakaan lalu lintas tahun lalu terdapat 2.535 kecelakaan dengan rincian 400 meninggal dunia, 655 luka berat, dan 1.634 luka ringan.

"Dibandingkan dengan hari yang sama dengan tahun lalu jumlah kecelakaan menurun 8,9 persen dan jumlah korban meninggal dunia juga menurun 0,5 persen," jelasnya.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(van/edo)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
36%
Kontra
64%