detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 22:42 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Sabtu, 18/08/2012 06:03 WIB

Fitra: Anggaran Open House Lebaran Presiden SBY Rp 1,5 M

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Antrean di Open House SBY Tahun 2011
Jakarta - Anggaran open house atau silaturahim lebaran Presiden SBY di Istana Negara untuk tahun 2012 sebesar Rp 1,5 miliar. Sedangkan alokasi harga prakiraan sementara (HPS) yang disiapkan Setneg sebesar Rp 1.618.504.500.

"Anggaran silaturahim Presiden SBY pada Hari Raya Idul Fitri 1433 H yang ditawarkan Setneg dalam bentuk harga prakiraan sementara adalah Rp 1.618.504.500, realisasinya Rp 1,5 miliar. Anggaran ini terlalu mahal," kata Kordinator Investigasi dan Advokasi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra), Uchok Sky Khadafi, kepada detikcom, Sabtu (18/8/2012).

Data tersebut diolah Fitra dari sumber anggaran Setneg dan Kementerian Keuangan tahun 2012. Namun hingga berita ini diturunkan, Jubir Kepresidenan Julian Aldrin Pasha yang dihubungi detikcom belum memberikan keterangan. Dibawah ini adalah hasil pemantauan Fitra atas proses lelang, perusahaan pemenang tender, dan nilai harga yang ditawarkan oleh perusahaan pemenang tender kepada Kementerian Sekretariat Negara:

1. HPS pekerjaan pengadaan jamuan bagi Presiden RI dan keluarga serta para Menteri, Pejabat Tinggi Negara dan Korps Diplomatik dalam rangka acara silaturahim Presiden RI menyambut Hari Raya Idul Fitri 1433 H sebesar Rp. 606.150.000. Untuk lelang yang satu ini sudah selesai namun tidak ada dokumen pemenang lelangnya.

2. HPS pengadaan jamuan bagi pejabat dan karyawan sekretariat Presiden dalam rangka acara silaturahim Presiden RI menyambut Hari Raya Idul Fitri 1433 H sebesar Rp.175.250.000. Selanjutnya, pemenang lelang ini adalah perusahaan PT. Cakra Wredhi Pratama yang beralamat di Jl. Kebon Nanas Utara II/16 Cipinang Cempedak Jakarta Timur 13340, dan dengan nilai penawaran sebesar Rp. 155 juta.

3. HPS pekerjaan pengadaan jamuan snack dan minuman dalam rangka acara silaturahim Presiden RI menyambut Hari Raya Idul Fitri 1433 H sebesar Rp.452.000.000. Selanjutnya, Pemenang lelang ini adalah perusahaan, PT. Sindoro Bogatama yang beralamat pada Jl. Tanah Abang II/13 RT.001 RW.003 Kel. Petojo Selatan Kec. Gambir, dan dengan nilai penawaran sebesar Rp.417 juta.

4. HPS sewa pemasangan dan pembongkaran tenda beserta kelengkapannya dalam rangka acara open house 1 Syawal 1433 H tahun 2012 di Istana Kepresidenan Jakarta sebesar Rp.385.104.500. Selanjutnya, pemenang lelang ini adalah perusahaan, CV. Agustina Graha Agung yang beralamat pada Jalan Utama I No. 88 RT.006/003 Kelurahan Cengkareng Barat, Kecamatan Cengkareng, dan dengan nilai penawaran sebesar Rp.329 juta.

Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(van/edo)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%
MustRead close