detikcom
Sabtu, 18/08/2012 01:00 WIB

Arus Mudik Cikampek-Pamanukan Macet 10 Km

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Jakarta - Arus lalu-lintas jalur pemudik Pos Pol Mutiara Cikampek menuju Pamanukan, Jawa Barat, terpantau cukup padat. Hal itu disebabkan pertambahan volume kendaraan dari Jakarta menuju Cikampek sehingga kemacetan tidak bisa diurai.

"Kemacetan diperkirakan sepanjang 10 Km dengan laju kendaran diperkirakan sampai dengan 20 Km/ Jam," ujar Kapospol Mutiara Aiptu Harnadi saat dihubungi detikcom, Sabtu (18/8/2012) dini hari.

Lebih lanjut ia mengatakan petugas di lapangan telah berusaha menguraikan kemacetan denga mengalihkan arus lalu-lintas. "Kita sudah berusaha dengan mengalihkan laju kendaraan menjadi 3 jalur, tapi kemacetan masih belum dapat terurai," sambungnya

Menurutnya kemacetan terjadi dikarenakan pertambahan ratusan ribu volume kendaraan dari Jakarta. "Tetapi pertambahan volume dari arah Jakarta terus bertambah jadi kita kesulitan untuk mengurai kemacetan," sambungnya.

Harnadi mengharapkan kepada pengguna jalan dapat bersabar dan menaati rambu-rambu lalu-lintas. "Di sini kami sudah berusaha dengan maksimal, kami harapkan pengguna jalan bisa lebih bersabar," tandasnya.


Ikiti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", Pukul 16.30 WIB, Hanya di TRANS TV

(edo/van)





Sponsored Link
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 17/06/2013 18:39 WIB
    Dirjen KA Tundjung Inderawan Bicara Mental Penumpang dan Seramnya MRT Subway
    Gb Seraya membangun infrastruktur seperti stasiun dan rel kereta api, Kemenhub juga mengkhawatirkan mental penumpang kereta yang belum tertib. Apalagi, teknologi maju kereta bawah tanah bakal dibangun di Jakarta. Kekhawatiran timbul bila perilaku penumpang KA masih timpang dengan teknologi transportasi.
ProKontra Index »

Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019

Dalam berbagai survei, nama Gubernur DKI Jokowi menempati posisi teratas capres potensial 2014. Suara-suara yang menginginkan Jokowi maju menjadi Capres di Pilpres 2014 juga cukup kencang. Tetapi menurut peneliti politik senior LIPI, Siti Zuhro, Jokowi akan lebih kuat jika berkompetisi di Pilpres 2019. Bila Anda setuju dengan Siti Zuhro, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%