detikcom
Jumat, 17/08/2012 18:32 WIB

Usai 8 Jam Diperiksa KPK, Hakim Kartini Menangis

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
ilustrasi: reuters
Semarang, - Setelah delapan jam diperiksa KPK di lantai empat gedung Kejati Jateng, akhirnya hakim adhoc pengadilan Tipikor yang ditangkap KPK Jumat (17/8) pagi tadi keluar. Hakim bernama Kartini tersebut menangis sembari menuju mobil Xenia hitam H 999 FN.

Dengan dikawal oleh petugas Kejati, Kartini terlihat menutup mukanya yang penuh air mata. Ia pun enggan berkomentar dan langsung masuk menuju mobil.

Sebelumnya, salah satu pegawai Kejati mengatakan, Kartini sempat menolak turun dari tempat pemeriksaan karena takut dengan wartawan.

"Tadi bilang ke saya ingin turun langsung ke lantai dasar karena di lantai satu banyak wartawan, tapi tentu saja tidak mau," kata petugas tersebut di Kejati, Jl Pahlawan, Semarang, Jumat (17/8/2012).

Selain Kartini, dua orang lainnya yaitu Sri Dartuti dan Heru Kisbandono yang diduga terjerat kasus perkara korupsi anggaran pemeliharaan mobil dinas sekretariat DPRD Kabupaten Grobogan tahun anggaran 2006-2008. Sebelum Kartini, dua orang tersebut juga dibawa pergi dari Kejati dengan dua mobil yang berbeda.

Kasipenkum Kejati Jateng, Eko Suwarni mengatakan pihaknya hanya menyiapkan tempat pemeriksaan yang berlangsung hari ini dan tempat penitipan barang bukti berupa mobil.

"Ada dua mobil yaitu Toyota Fortuner Hitam K 7072 FA dan Escudo Silver D 1623 GM. Sekarang orangnya dibawa ke Jakarta," ujar Eko.

Kartini yang mengenakan pakaian hitam tersebut terus menangis sejak keluar dari lift hingga digiring masuk ke dalam mobil.


Praktek penimbunan BBM melibatkan oknum aparat keamanan. Seperti apa modusnya? Tonton "Reportase Investigasi", Minggu, 26 Mei 2013, pukul 16.45, hanya di TRANSTV

(alg/van)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    54%
    Kontra
    46%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000