detikcom
Jumat, 17/08/2012 13:36 WIB

Pelaku Penembakan Pos Polisi di Solo Terekam CCTV

Muchus Budi R. - detikNews
Solo - Penembakan pos pengamanan lebaran di perempatan Gemblegan, Solo, masih dalam penyelidikan aparat. Namun diduga kuat pelaku sempat terekan di salah satu CCTV yang dipasang oleh Dishubkominfo Pemkot Surakarta di perempatan tersebut. Identitas pengendara motor yang terekam sama seperti keterangan para saksi kejadian.

Kepala Dishubkominfo Pemkot Surakarta, Yosca Herman Soedrajad, menegaskan perempatan Glembegan memang merupakan salah satu titik perempatan yang dipasangi CCTV di Solo. Hal ini dikarenakan lokasi itu merupakan salah satu persimpangan lalu-lintas paling padat di Solo mengingat jalur itu merupakan salah satu jalur utama menuju Sukoharjo dan Wonogiri.

Herman memaparkan, CCTV yang dipasang di tempat tersebut, pada saat kejadian memang tidak mengarah pada lokasi pos pengamanan polisi yang berada di sisi utara perempatan (mengarah ke kota), melainkan sedang mengarah ke selatan (arah Wonogiri). Namun demikian kamera CCTV yang berada di utara tempat kejadian merekam pengendara motor yang memiliki ciri-ciri mirip pelaku penembakan.

"Berdasar informasi dan keterangan saksi, ada dugaan pelakunya adalah pengendara yang terekam dalam CCTV kami tersebut. Dua orang yang berboncengan itu melintas di bawah CCTV sekitar satu menit setelah kejadian. CCTV itu berada sekitar 400 meter sebelah utara lokasi kejadian. Berdasarkan informasi, pelaku lari ke utara (arah kota -red) setelah melakukan penembakan. Pengendara itu hanya berjalan pelan," papar Herman, Jumat (17/8/2012) siang.

Kesamaan ciri-ciri antara dua pengendara motor yang terekam dalam CCTV dengan keterangan saksi, kata Herman, salah satunya adalah warna helm yang digunakan keduanya. Pengendara motor menggunakan helm warna putih, sedangkan pembonceng mengenakan helm warha hitam.

Namun Herman mengakui CCTV tidak merekam peristiwa penembakan karena perangkat CCTV di lokasi kejadian saat itu kebetulan tengah menghadap ke selatan, merekam jalur lalu lintas dari Wonogiri. Yang terekam dalam kamera hanyalah suasana jalan di sekitar lokasi beberapa saat setelah penembakan terjadi.

Dipaparkannya, saat kejadian lalu-lintas di perempatan Gemblegan cukup ramai. Beberapa saat setelah itu terlihat kendaraan yang melintas justru mengurangi kecepatan dan pandangan pengendara mengarah ke pos polisi. Bahkan dalam CCTV terekam, dua pedagang yang tengah mendorong gerobak berhenti di dekat pos polisi untuk menyaksikan langsung kejadian pasca penembakan.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(mbr/gah)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
66%
Kontra
34%