detikcom
Kamis, 16/08/2012 13:01 WIB

Mayjen TNI (Mar) M Alfan Baharudin Dilantik Jadi Kepala Basarnas

Gagah Wijoseno - detikNews
Jakarta - Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen TNI (Mar) M Alfan Baharudin diangkat menjadi Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas). Alfan menggantikan Marsma Daryatmo.

Berdasarkan surat elektronik yang diterima detikcom dari Dispen Marinir, Kamis (16/8/2012), pelantikan Alfan dilakukan oleh Menteri Perhubungan EE Mangindaan dalam upacara pelantikan di Ruang Mataram Kementerian Perhubungan Jl Medan Merdeka Barat No 8 Jakarta Pusat, Rabu (15/8).

Pelantikan dihadiri seluruh pejabat eselon I, II, dan III di lingkungan Kantor Pusat Basarnas, jajaran pejabat di Kemenhub, anggota Komisi V DPR-RI dan dari unsur TNI/Polri.

Dalam sambutan pelantikan Kabasarnas itu, Menhub berharap Basarnas dan Kemenhub dapat meningkatkan sinergitas dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

"Tantangan ke depan semakin kompleks, Basarnas harus mampu meningkatkan response time dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya, sehingga pelaksanaan operasi SAR bisa berjalan efektif dan mampu menyelamatkan korban sebanyak-banyaknya," tutur Mangindaan.

Usai pelantikan, Kabasarnas yang lama dan yang baru melakukan upacara serah terima jabatan di Lantai 12 Gedung Serba Guna Basarnas Jl Angkasa Blok B15 Kav 2-3 Kemayoran Jakarta. Upacara serah terima jabatan ini dihadiri oleh seluruh pejabat dan pegawai di lingkungan Kantor Pusat Basarnas.

Setelah resmi menjabat Kabasarnas, sesuai Keputusan Panglima TNI Nomor: Kep/504/ VIII/2012 tanggal 1 Agustus 2012, tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI, posisi Dankormar yang saat ini masih dijabat Mayjen TNI (Mar) M. Alfan Baharudin dalam waktu dekat selanjutnya akan diserahkan kepada penggantinya Brigjen TNI (Mar) A Faridz Washington.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(ndr/vit)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
45%
Kontra
55%