detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 05:10 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 15/08/2012 19:04 WIB

Dendy Prasetia Tersangka Kasus Korupsi Alquran Mangkir dari Panggilan KPK

Ferdinan - detikNews
Jakarta - Tersangka kasus suap pembahasan anggaran proyek pengadaan Alquran Dendy Prasetia mangkir dari panggilan KPK hari ini. KPK akan melayangkan surat panggilan pemeriksaan kedua kepada Dirut PT Perkasa Jaya Abadi Nusantara ini.

"Tersangka DP tidak hadir dan belum ada informasi dari yang bersangkutan mengenai ketidakhadiran itu," kata juru bicara KPK Johan Budi di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, Rabu (15/8/2012).

Johan menjelaskan penahanan terhadap tersangka dapat dilakukan langsung usai pemeriksaan pertama. "Tentu pemanggilan sebagai tersangka bisa dilakukan penahanan atau tidak. Jadi kita akan memanggil lagi untuk diperiksa sebagai tersangka," imbuhnya.

Dalam kasus ini, KPK juga menetapkan ayah Dendy, anggota Komisi VIII DPR Zulkarnaen Djabbar sebagai tersangka. Zulkarnaen hingga kini belum diperiksa KPK.

Dendy dan Zulkarnaen diduga mengarahkan peruntukkan anggaran Kementerian Agama untuk proyek Alquran dan laboratorium di Tsanawiyah termasuk mengarahkan pejabat di Kemenag agar memenangkan perusahaan tertentu sebagai pemegang proyek.

Johan menambahkan, pemanggilan terhadap Zulkarnaen akan dilakukan usai Lebaran. "Pemanggilan tersangka atau saksi siapa yang duluan itu bagian dari strategi, yang pasti ZD juga akan dipanggil habis Lebaran," kata dia.

Selain kasus pembahasan anggaran, KPK juga tengah menyelidiki perkara pengadaan Alquran dan laboratorium komputer Tsanawiyah yang dikerjakan Kemenag. "Sudah ada sekitar 15 orang yang dimintai keterangan terkait penyelidikan itu," ujar Johan.



Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(fdn/ndr)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%
MustRead close