Rabu, 15/08/2012 16:53 WIB

Sukarno, Pengkhianat atau Bukan

Deden Gunawan - detikNews
Jakarta - Riuh mengisi ruang rapat paripurna MPR, di kompleks Parlemen DPR, MPR, dan DPD, Senayan, Jakarta Pusat. Permadi duduk di tengah 700 anggota MPR yang memenuhi ruang paripurna dalam Sidang Tahunan MPR. Suaranya tersamar di antara peserta sidang yang mulai gaduh.

Perdebatan mulai memanas sebelum menjelang siang, pada 12 Agustus 2003 itu. Hari itu, Sidang Tahunan MPR berada pada tahap akhir. Dua fraksi beradu, PDIP dengan Partai Golkar, untuk menentukan nasib Presiden pertama Indonesia, Sukarno.

Sukarno terjerat oleh Tap MPRS No. 33/MPR/1967 tentang Pencabutan Kekuasaan Negara dari Presiden Sukarno. Ketetapan itu menuding Presiden Sukarno mengeluarkan kebijakan yang menguntungkan G30S/ PKI dan melindungi tokoh-tokoh G30S/PKI. Ketetapan itu menjadi sikap MPRS pamungkas untuk menjatuhkan Sukarno dari kekuasaan dengan dugaan pengkhianatan.

Permadi mengajukan usul rekomendasikan pemberian rehabilitasi kepada Sukarno. Namun usul ini tercegat oleh Tap MPRS No. 33/MPR/1967. Fraksi Partai Golkar menolak dengan alasan keterlibatan dalam G30S/PKI.

***

Tulisan lengkap Sukarno, Pengkhianat atau Bukan bisa dibaca di edisi terbaru Majalah Detik (edisi 38, 20 Agustus 2012). Edisi ini mengupas tuntas kejanggalan gelar pahlawan Sukarno dengan tema ‘Kontroversi Sukarno’. Juga ikuti artikel lainnya yang tidak kalah menarik seperti rubrik Nasional ‘Geger Olok-olok Nyolok Jokowi’ Internasional ‘Pemilu AS – Menggandeng Ryan Menantang Obama’, rubrik gaya hidup ‘Lebaran Tanpa Asisten, Apa Jadinya?’ berita komik ‘Peristiwa Rengasdengklok’ rubrik seni dan hiburan dan review film ‘Perahu Kertas’, WKWKWK ‘Tertangkap Gara-gara Aki Motor Curian Soak’, serta masih banyak artikel menarik lainnya.

Untuk aplikasinya bisa di-download di apps.detik.com dan versi pdf bisa di download www.majalahdetik.com. Selamat menikmati!

(iy/iy)

Dapatkan ulasan lengkap Fokus dengan mendownload edisi Majalah detik melalui tablet Android dan iPad, atau download versi PDFnya di majalahdetik.com.





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Laporan Khusus Terbaru Indeks Laporan Khusus ยป
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    63%
    Kontra
    37%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel