detikcom

Rabu, 15/08/2012 11:50 WIB

Hatta Rajasa Lepas 10 Ribu Pemudik

Pandu Triyuda - detikNews
Hatta lepas pemudik
Jakarta - Jelang Idul Fitri, mudik bareng seakan menjadi rutinitas. Banyak perusahaan, tokoh, maupun partai politik membuat program mudik bareng. Tak ketinggalan Ketua Umum DPP PAN Hatta Rajasa juga melakukannya. Hatta melepas 10 ribu pemudik ke berbagai penjuru kota dengan tajuk 'Pulang Aman Nyaman bersama Partai Amanat Nasional (PAN).

Hatta melepas para pemudik dari Jabotadebek itu di Lapangan Parkir Timur Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu (15/8/2012). Hatta didampingi para petinggi PAN seperti Sekjen PAN Taufik Kurniawan, Wakil Ketua Umum DPP PAN Drajat Wibowo, Ketua DPP PAN Tjatur Sapto Edy, Ahmad Farhan Hamid, dan para pengurus DPP lainnya yang mengenakan jas PAN berwarna biru dan sebagian mengenakan kaos bergambar Hatta Rajasa.

Dalam mudik bareng ini, PAN menyediakan sekitar 200 bus. Bus-bus ini melayani pemudik untuk pulang ke kampung ke berbagai kota di Jawa, Sumatera, hingga Nusa Tenggara Barat (NTB). Ratusan bus ini sebelumnya sudah stand by di Lapangan Parkir Timur sejak pagi. Para pemudik juga sudah berdatangan ke lokasi ini sejak pagi.

"Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahiem, semoga mudik bareng PAN, Pulang Aman Nyaman ini bisa lancar," kata Hatta sambil mengibaskan bendera start bergambar PAN saat melepas para pemudik. Doa bersama juga digelar sebelum keberangkatan.

Sebelum melepas para pemudik, Hatta yang mengenakan baju putih-biru itu juga memberikan pesan-pesan kepada para pemudik. Dalam sambutannya, Hatta menyatakan PAN ingin dekat dengan rakyat. Karena itulah, PAN akan terus berbagi. "Ada rezeki kita berbagi. Semangat berbagi ini akan membuat aman tentram. Karena itulah PAN banyak mengerjakan yang meringankan beban hidup masyarakat," ujar Hatta.

Hatta yang saat ini menjabat Menko Perekonomian juga menyampaikan PAN sudah mendirikan 50 posko mudik di sepanjang jalan di berbagai tempat. Para pemudik yang menggunakan motor bisa singgah di posko-posko itu.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(ndu/gah)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Penangkapan BW Adalah Balas Dendam Polri ke KPK

Banyak pihak yang mengecam penangkapan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) oleh Bareskrim Polri. Bahkan, mantan Plt Pimpinan KPK Mas Ahmad Santosa berpendapat penangkapan oleh Polri terhadap BW merupakan tindakan balas dendam terkait penetapan tersangka Komjen Pol Budi Gunawan oleh KPK. Bila Anda setuju dengan Mas Ahmad Santosa, pilih Pro!
Pro
76%
Kontra
24%