Selasa, 14/08/2012 20:20 WIB

Antisipasi Macet, 1.414 Personel & 10 Posko Berjaga di Jalur Kalimalang

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
ilustrasi
Jakarta - Volume kendaraan bermotor di Jalan Raya Kalimalang, Jalan Raya Bekasi dan Cakung Jakarta Timur diprediksi terus meningkat menjelang Hari Raya Lebaran. Untuk mengantispasi kepadatan, 1.414 personel dan 10 posko akan berjaga di jalur tersebut.

"Untuk jalur yang dilalui roda dua ada di Jl. Raya Kalimalang dengan Jl. Raya Bekasi, Cakung," ujar Humas Polres Jakarta Timur Kompol Didik Haryadi saat dihubungi detikcom, Selasa (14/8/2012).

Menurutnya kepadatan pada arus pengendara roda dua di Kalimalang disebabkan karena kondisi jalan yang memang sempit dan tidak ada pembatas jalan. Sementara itu untuk di Cakung, dikhawatirkan pasar tumpah dapat membuat kemacetan.

Didik mengatakan jika terjadi kepadatan yang cukup signifikan arus lalu lintas pengendara motor akan di alihkan jalur alternatif.

"Jika terjadi kepadatan kita akan memfungsikan jalur KBT sebagai jalur alternatif untuk ke arah Bekasi,"
sambungnya.

Lebih lanjut ia mengatakan Polres Jakarta Timur membuat 10 titik anggota 1.414 dari Jakarta Timur.

"Nantinya kita juga akan mendapat bantuan untuk tiap 10 titik posko dari Mabes Polri, dan Polda Metro Jaya,"tutupnya.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(edo/mpr)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%