Selasa, 14/08/2012 19:36 WIB

Adat Batak untuk Perayaan HUT ke-67 RI di Istana Negara

Luhur Hertanto - detikNews
Adat Batak untuk HUT ke-67 RI (detikcom/Luhur)
Jakarta - Seperti tahun-tahun sebelumnya, kompleks Istana menjelang puncak peringatan HUT RI sedang dipercantik. Ornamen yang dominan adalah Merah Putih, mulai dari untaian bendera menyelimuti pagar hingga lampu membelit pohon.

Berdasar pantauan reporter detikcom, Selasa (14/8/2012), pepohonan di pelataran Kantor Seskab dan Setneg yang merupakan tempat parkir, telah dililit dengan untaian LED yang menyala merah dan putih. Pada malam hari, suasananya terlihat sangat cantik.

Sementara di halaman tengah yang memisahkan Istana Negara dan Istana Merdeka, telah berdiri tenda tempat dilaksanakannya resepsi jamuan makan malam kenegaraan peringatan HUT ke-67 RI. Di ujung depan berdiri panggung yang diatasnya akan tampil hiburan tarian dan nyanyian bagi para undangan yang terdiri dari para wakil negara-negara sahabat.

Tahun ini, dekorasi panggung resepsi adalah budaya Batak dari Sumatera Utara. Ini terlihat dari atap rumah Bolon yang pada bagian puncak backdrop serta motif ukiran di tiang-tiang penyangganya.

Untuk lebih mengentalkan suasana adat Batak, kain-kain ulos digantung di lampu-lampu taman yang berdiri mengitari halaman lokasi resepsi. Ada kain yang berwarna merah, hijau, biru dan lainnya.

Kebetulan HUT ke-67 RI berlangsung dalam bulan ramadhan. Dua hari setelah upacara, Presiden SBY dan keluarga menggelar open house di Istana Negara.

Maka di pelataran Istana Negara dipasang tenda panjang tempat warga menunggu gilirannya diterima Presiden SBY. Tenda itu memanjang hingga ke pelataran parkir dan dilengkapi dengan pendingin udara agar warga yang antri tidak terlalu kegerahan.

(lh/nvc)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    100%
    Kontra
    0%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel