Detik.com News
Detik.com
Selasa, 14/08/2012 06:02 WIB

Ketut Daging Ditemukan Tewas dengan Luka Bacok di Bali

Gede Suardana - detikNews
Bali - Seorang pria ditemukan tewas bersimbah darah dengan sejumlah luka bacokan di sekujur tubuhnya di Kabupaten Gianyar, Bali. Pria itu diduga seorang staf kelurahan.

Korban asal Klungkung ditemukan tewas di Jalan Bayangkara II Gianyar Bali pada Senin (13/8/2012) pukul 19.30 Wita.

Penemuan ini bermula dari seorang warga yang melintas melihat sesosok tubuh yang tergeletak disebuah semak-semak. Saat dilihat ternyata mayat seorang pria dengan sejumlah luka benda tajam.

Berdasarkan hasil pemeriksaan pada identitas korban diketahui korban bernama Ketut Daging (46) asal Desa Negari Kecamatan Banjarangkan Klungkung, Bali. Hingga kini petugas kepolisian dari polsek Sukawati masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi warga sekitar, saat itu Senin (13/8) pukul 18.20 Wita lewat motor roda dua berpelat merah dengan nopol DK 2873 M yang diikuti oleh mobil. Mendadak mobil ini berhenti dan terdengar kegaduhan di seputar lokasi yang bersebelahan dengan tempat percetakan batako.

Tidak berselang lama kemudian warga melihat ada sesosok mayat dengan luka bekas bacokan disekujur tubuhnya. Belum diketahui motif pembunuhan sadis tersebut, hanya saja berdasarkan penuturan warga, korban adalah seorang staf kelurahan.

Kapolsek Kota Gianyar Kompol Ngakan Anom Semadi, membenarkan adanya kejadian tersebut. "Saat ini kasusnya masih kita selidiki," katanya kepada wartawan Senin malam.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(gds/trq)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%