detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 11:34 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 13/08/2012 19:11 WIB

TNI AD Luncurkan Situs Resmi

Prins David Saut - detikNews
Jakarta - Dinas Penerangan Angkatan Darat (Dispenad) meluncurkan situs resmi untuk TNI AD. Situs ini disediakan untuk dapat mengakses segala informasi terbaru seputar kegiatan militer yang berhubungan dengan TNI AD.

Peluncuran situs ini bersamaan dengan acara buka bersama di Kartika Media Center TNI AD, Jl Dr Abdurahman Saleh, Senen, Jakarta Pusat, Senin (13/8/2012). Menurut Kadispenad, Brigjen TNI Sisriadi, situs tersebut dapat diakses di www.tniad.mil.id

"Ini sekarang sudah tampilan baru. Intinya kegiatan TNI AD kita perbarui terus. Jadi yang ada dalam situs ini adalah kegiatan yang direncanakan seperti latihan dan acara resmi," ujar Sisriadi kepada wartawan di lokasi acara.

Diharapkan dengan adanya situs ini, baik wartawan maupun publik dapat mengikuti perkembangan kegiatan TNI AD.

"Kita menyediakan siaran pers yang berisi insiden. Di situs kita rekan wartawan bisa mengambil siaran pers ini, atau bisa menghubungi puspenad untuk informasi lebih jauh," tambah Sisriadi.

Selain itu, Sisriadi juga mengajak awak media untuk mengikuti pelatihan militer pada tanggal 24 Agustus hingga 4 September 2012. Para peserta nanti terdiri dari 6 media yang akan diundang Dispenad TNI AD. Namun ia masih enggan menerangkan dari mana saja asal media tersebut. Program ini dinamakan BP9 Kostrad.

"Di situ saya akan melatih prajurit saya untuk melayani media yang akan mengintil itu. Kita lihat pertama wartawannya kuat atau enggak. Tapi kalau yang berminat banyak akan kita seleksi. Syaratnya, pernah ikut kegiatan serupa sebelumnya, sehingga lebih mudah mengarahkan. Kita juga lebih menggunakan metode pemilihan secara random," jelas Sisriadi



Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(dhu/trq)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
84%
Kontra
16%