detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 19:46 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Minggu, 12/08/2012 09:39 WIB

Kakak Beradik Dikubur di Rumah, Saksi: Terakhir Melihatnya 7 Agustus

Rois Jajeli - detikNews
Halaman 1 dari 2
Surabaya - Jenazah Sunarsih (46) dan Supiati (34) ditemukan polisi terkubur dalam satu liang di kamar rumahnya, Simo Prona Jaya III/2, Surabaya, Minggu (12/8/2012). Terakhir kalinya, kedua korban terlihat pada Hari Selasa (7/8/2012) pagi.

Bambang, yang tinggal berjarak dua rumah dari rumah korban mengaku sempat bertemu kedua korban pada Senin (6/8/2012) pagi.

"Saya ketemu Bu Supiati duduk-duduk di depan rumahnya," kata Bambang yang ditemui detiksurabaya.com, Minggu (12/8/2012).

Pada Hari Rabu (8/8/2012) pagi, sepulang bekerja Bambang melihat perabotan dikeluarkan dari rumah oleh Barja, suami Sunarsih yang asli Subang tersebut.

Bambang yang penasaran sempat bertanya ke warga. Menurut warga, penghuninya akan pindah karena rumahnya mau dikontrakkan.

Karena belum puas mendengar jawaban para tetangganya, Bambang pun menemui
Barja untuk meminta penjelasan. "Saya ketemu Pak Barja. Jawabannya mau dikontrakkan, Rp 5-6 juta untuk 2 tahun," kata Bambang.

Rumah milik Supiati yang tak lain adik ipar Barja itu itu kemudian ditawar Mbok Rah, Rp 4 juta untuk 2 tahun dan dikasihkan. "Rumah itu untuk kerabatnya Mbok Rah yang bernawa Pak Newi," kata Bambang.Next

Halaman 1 2

Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(roi/mad)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%