detikcom
Sabtu, 11/08/2012 20:06 WIB

Guru di Maluku Kirim SMS ke Ibu Ani, Curhat Soal Duit Sertifikasi

Danu Mahardika - detikNews
Jakarta - Ibu Negara Ani Yudhoyono mendapat pesan singkat soal masalah lambannya pencairan dana sertifikasi bagi para guru di Maluku Tenggara Barat. Masalah ini langsung disampaikan ke Mendikbud M Nuh untuk segera ditindaklanjuti.

Guru tersebut mengirim pesan singkat langsung ke Ibu Ani. Berikut isi pesannya seperti disampaikan Nuh:

"Selamat pagi bunda Ani, saya guru sma negeri 1 Tamsel MTB maluku tenggara barat. Saya sangat bangga dengan bapak SBY yang sangat memperhatikan kesejahteraan guru tapi sayang didaerah kami, Maluku tenggara barat sampai saat ini kami belum terima dana sertifikasi yang sudah lima bulan berjalan termasuk dana daerah perbatasan atau daerah terpencil.

Maaf bunda ini bukan laporan tetapi keluhan hati kaum perempuan yang ingin melihat keadilan di negeri yang bapak SBY dan Bunda Ani Pimpin. Maaf kalau anakmu lancang memohon pada Bunda Ani. Terima kasih, Tuhan memberkati. Hormat saya"

Menanggapi pesan singkat ini, Nuh langsung menindaklanjutinya ke Dinas Pendidikan terkait. Menurut dia, duit sertifikasi sudah lama dikirim melalui kabupaten/kota. Karena itu, tidak ada alasan keterlembatan pencairan dana.

"Karena itu saya ingin mengajak kepada Kabupaten/kota. Tolong uang yang sudah dikirim itu segera disampaikan kepada yang berhak. Apalagi sekarang ini sudah bulan kedelapan," tutur Nuh di sela-sela acara penyerahan bantuan buku dan Alquran di Perumahan Telaga Sakinah, Cibitung, Bekasi, Sabtu (11/8/2012).

"Mestinya kan bulan Juli kemarin sudah dua triwulan sudah disampaikan ke yang bersangkutan," sambungnya.


(mad/mad)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    47%
    Kontra
    53%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel