Sabtu, 11/08/2012 17:13 WIB

Sakit HIV, Sopir Mercy Maut Penahanannya Dibantarkan

Niken Widya Yunita - detikNews
Jakarta - Penahanan Dharshan Sutrisna, pengemudi mobil Mercy yang menabrak tiga orang pengamen di Bundaran Hotel Indonesia, ditangguhkan. Pasalnya Dharshan diketahui sakit HIV.

"Ya dibantarkan. Memang dia sakit HIV," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto, ketika dihubungi, Sabtu (11/8/2012).

Menurut Rikwanto, Dharshan dibantarkan penahanannya sejak minggu lalu. Kini, Dharshan dibawa ke salah satu RS.

"Dia berada di salah satu RS, tapi bukan RS Polri," kata Rikwanto.

Sementara itu, untuk berkas kasus Dharshan, menurut Rikwanto akan diserahkan penyidik ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta minggu depan.

Sebelumnya, Mercy bernopol B 1201 BAD yang dikemudikan Dharshan melaju kencang dan menabrak penjual kopi dan dua pelanggannya yang sedang minum kopi di pinggir trotoar Bundaran HI pada Senin (23/7) dini hari. Satu orang tewas yakni Ariyanto Sjafri. Sementara dua orang lainnya mengalami luka.

Dharshan pun langsung ditetapkan sebagai tersangka. Polisi juga mengetes urine dan darah Darsan. Dari hasil itu, Darsan diketahui menenggak vodka, dan mengkonsumsi narkoba jenis sabu dan ekstasi.


(nik/gah)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    100%
    Kontra
    0%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel