detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 17:26 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Sabtu, 11/08/2012 16:00 WIB

Oknum TNI Pecahkan Kaca di Stasiun Purwokerto Gara-gara Calo Tiket Merajalela

Arbi Anugrah - detikNews
Kaca Loket yang Pecah (Arbi/detikcom)
Purwokerto - Oknum anggota TNI yang diduga memecahkan kaca dan mengamuk di stasiun kereta api (KA) Purwokerto diketahui bernama Pratu Dedi Fitrianto dari Batalion 406 Candrakusuma Purbalingga. Diduga Dedi marah akibat kehabisan tiket tujuan Jakarta di stasiun Purwokerto.

"Setelah dia pecahkan kaca loket lalu saya amankan. Dia pecahkan menggunakan tangan kosong, karena ketika saya ajak bersalaman tangannya terluka parah dan mengeluarkan darah," kata salah satu anggota polisi yang berjaga di posko lebaran stasiun Purwokerto, Sabtu (11/08/2012).

Menurut polisi itu, Dedi mengantre di loket bersama istrinya. Setelah mengetahui tiket habis karena diduga akibat merajalelanya calo, Dedi memecahkan kaca. Tangannya pun terluka cukup parah. Polisi langsung menyarankan agar Dedi segera berobat.

"Ketika saya amankan dia terluka. Jadi saya suruh berobat dahulu," jelasnya.

Sementara petugas loket yang terluka akibat kejadian itu diketahui bernama Tri Mei Intani (25). Saat dibawa ke ruang kesehatan stasiun Purwokerto, Tri hanya terdiam.

Sebelumnya, Dedi diduga memecahkan kaca loket antrean nomor 5 di stasiun kereta api Purwokerto. Akibat kejadian ini, kaca pada loket tersebut hancur berkeping-keping.

Beberapa petugas kepolisian tampak berjaga di depan kaca loket yang pecah sambil membantu petugas stasiun membersihkan sisa-sisa kaca yang pecah. Sementara oknum anggota TNI tersebut dimintai keterangan di Denpom IV-1 Purwokerto.





Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(arb/nik)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%