Sabtu, 11/08/2012 12:55 WIB

Selundupkan 90 Kg Narkoba ke Malaysia, Ibu Rumah Tangga Terancam Mati

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Ilustrasi
Kuala Lumpur, - Seorang wanita asal Ethiopia diadili di Malaysia karena menyelundupkan narkoba seberat 90 kilogram. Wanita yang berporfesi sebagai ibu rumah tangga ini pun terancam hukuman mati.

Seperti dilansir oleh New Straits Times, Sabtu (11/8/2012), wanita bernama Muna Muhammad Ibraheem ini ditangkap oleh petugas Bea Cukai Bandara Internasional Kuala Lumpur pada 2 Agustsus lalu. Muna didakwa menyelundupkan narkoba jenis 'cathinone' (sejenis sabu) seberat 90 kilogram.

Muna yang merupakan ibu dari 2 anak ini telah tiba lebih dahulu di Malaysia pada bulan Juli lalu. Muna datang ke bandara untuk mengambil paket yang ternyata berisi narkoba. Paket yang terdiri atas 10 kotak tersebut dikirim oleh saudara perempuannya di Ethiopia.

Diketahui bahwa paket narkoba tersebut akan dikemas kembali untuk kemudian dikirimkan ke Inggris. Wanita yang berusia 36 tahun ini juga diketahui sebagai penduduk tetap Kanada.

Dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Tinggi Malaysia ini, Muna dijerat dakwaan penyelundupan narkoba dan terancam hukuam gantung. Hakim Nulhelmy Hassan pun menunda persidangan hingga 16 Oktober mendatang.

Saat ini, Muna ditahan di penjara Kajang sembari menunggu proses pesidangannya berjalan.

Diketahui bahwa Malaysia memberlakukan hukuman berat terhadap kejahatan narkoba. Setiap tindak pidana penyelundupan narkoba di Malaysia wajib dijatuhi hukuman mati dengan cara digantung.

Siapa pun yang dinyatakan terbukti bersalah memiliki narkoba dengan berat lebih dari 50 gram dikategorikan sebagai penyelundup narkoba dan terancam hukuman mati. Sejak tahun 1960 silam, tercatat lebih dari 440 orang dieksekusi mati di Malaysia. Saat ini, terdapat ratusan narapidana di Malaysia yang divonis mati tengah menunggu waktu eksekusi mereka.

(nvc/gah)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    73%
    Kontra
    27%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    MustRead close