Sabtu, 11/08/2012 10:57 WIB
Romahurmuziy: Kemerdekaan di RI Ya Kemerdekaan Pers
Romahurmuziy
"Kemerdekaan pers tinggi sekali bertolak belakang dengan kemerdekaan beragama," ujar Sekjen PPP Romahurmuziy.
Romi, panggilan akrab dia mengatakan itu dalam diskusi Sindo Radio bertajuk 'Merdeka Itu Relatif' di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (11/8/2012).
Menurut Romi, panggilan akrab dia, mantan Presiden Amerika Serikat Franklin Delano Roosevelt menyebut kemerdekana yang sesungguhnya harus menjamin 4 hal yakni merdeka bersuara, merdeka dalam beragama, merdeka dari ketakutan dan merdeka dari kesengsaraan.
"Kemerdekaan bersuara hari ini pers Indonesia saya rasa mencapai puncak kebebasannya. Malah ada yang bilang, saking bebasnya kita bukan demokrasi tapi mediakrasi," kata Ketua Komisi IV DPR ini.
Romi menilai, kemerdekaan beragama di Indonesia masih tertutup. Masyarakat masih takut berekspresi berdasarkan agama yang dianutnya.
"Mereka takut karena yang berbeda dihujat dengan cara anarkis," ucap Romi.
Indonesia, lanjut Romi juga belum merdeka dari kesengsaraan. Padahal jika menengok pasal 27 ayat 2 UUD 1945 setiap warga negara berhak atas pekerjaan yang layak.
Sementara untuk merdeka dari ketakutan, Indonesia juga bisa dikatakan belum berhasil. Contohnya seperti masyarakat Papua yang kini hidup dalam ketakutan karena tidak terjaminnya faktor keamanan.
"Jadi sebenarnya dari 4 komponen kemerdekaan ini, Indonesia hanya bagus di kemerdekaan bersuara yaitu kemerdekaan pers, lainnya belum," tutup Romi.
Per-1 Juni, PT.KAI Commuter Jabodetabek berlakukan tarif progresif. Selengkapnya di "Reportase Malam", pukul 02.52 WIB, hanya di Trans TV.
(nik/gah)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Hasil UN SMA, 99,48 % Siswa di Indonesia Mulus Lulus
13,787 share this. -
Alat Pemantau Gempa di Gunung Dicuri, Keselamatan Masyarakat Terancam
813 share this. -
Tragis! Bocah 7 Tahun Tewas Tertimpa Tubuh Pria yang Loncat Bunuh Diri
676 share this. -
Istri Fathanah Sefti Kini Banjir Job Main FTV
657 share this. -
3 Siswa SMP yang Gagalkan Perkosaan Mendapat Beasiswa Pendidikan
529 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Kamis, 23/05/2013 22:12 WIB
Kak Seto: Karena Usianya, Darin Mumtazah Harus Diperlakukan Khusus
-
Kamis, 23/05/2013 21:39 WIB
Oknum Lapas Pengaruhi Maraknya Peredaran Narkoba di Penjara
-
Kamis, 23/05/2013 21:34 WIB
Diduga Insiden dengan Kapal Bea Cukai, 2 ABK KM Wahyu Kena Tembak
-
Kamis, 23/05/2013 20:54 WIB
Tidak Terima Uang Rp 2 M, Apa Hubungan Elsya dan Fathanah?
-
Kamis, 23/05/2013 20:44 WIB
Usai Tabrak 3 Mobil dan 5 Motor, Perampok Nissan Serena Ini Ditangkap
-
Kamis, 23/05/2013 20:54 WIB
Tidak Terima Uang Rp 2 M, Apa Hubungan Elsya dan Fathanah?
-
Kamis, 23/05/2013 19:41 WIB
Tidak Terima Uang, Elsya Malah Kirim Rp 2 M ke Fathanah
-
Kamis, 23/05/2013 20:44 WIB
Usai Tabrak 3 Mobil dan 5 Motor, Perampok Nissan Serena Ini Ditangkap
-
Kamis, 23/05/2013 19:23 WIB
Kelaminnya Dipotong NN, Abdul Muhyi: Saya Nggak Bisa Ngomong Apa-apa
-
Kamis, 23/05/2013 20:25 WIB
Jelang Lepas Jabatan, Dede Yusuf Copoti Fotonya di Rumah Dinas
-
Kamis, 23/05/2013 20:01 WIB
Direktur Master Steel Tersangka Sejak 16 Mei, Gagal Ditemukan Saat Penangkapan
-
Kamis, 23/05/2013 18:26 WIB
Ni Adek Vani Menjadi Lulusan Terbaik UN SMA 2013
-
Kamis, 23/05/2013 18:45 WIB
Petugas BNN Menyamar Jadi Penyewa PS Sebelum Tangkap Bripka Abdul
-
579 Komentar
-
363 Komentar
-
229 Komentar
-
217 Komentar
-
216 Komentar
-
211 Komentar
-
181 Komentar
-
162 Komentar
-
Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,844.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Kamis, 23/05/2013 16:54 WIB
Satpam yang Sebut Darin Panggil Luthfi 'Papa' Diancam Orang Tak Dikenal
-
Kamis, 23/05/2013 16:45 WIB
Anggota Majelis Syuro PKS: Isu Darin Mumtazah Gosip Murahan
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer















Made Tantrawan (21), mahasiswa Fakultas MIPA UGM memiliki catatan prestasi yang luar biasa. Ia menjadi langganan juara olimpiade internasional dan kini lulus dengan sempurna. Apa resepnya?
Perlawanan para koruptor memang bervariasi. Sejak pertama kali pemberantasan korupsi dilakukan pada permulaan revolusi di Indonesia, tahun 1957, perlawanan sudah terjadi. Perlawanan para koruptor sudah merupakan hukum besi. Hukum perlawanan adalah hukum kemestian.
