detikcom
Sabtu, 11/08/2012 10:35 WIB

Berencana Ledakkan Bom di Markas Militer, Tentara AS Dibui Seumur Hidup

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Ilustrasi
Texas, - Seorang tentara Amerika Serikat (AS) dihukum penjara seumur hidup oleh pengadilan. Tentara berusia 22 tahun ini terbukti bersalah telah merencanakan serangan bom untuk membunuh tentara lainnya beserta keluarganya di sebuah markas militer di Texas.

Pengadilan menyatakan Naser Jason Abdo bersalah atas perencanaan serangan bom di Fort Hood, sebuah fasilitas militer di Austin, Texas. Rencana tersebut dilakukannya pada Mei lalu, dimana dia akan meledakkan bom di sebuah restoran China ternama yang dekat dengan markas militer AS.

Dalam persidangan, Naser yang neragama Islam ini menyatakan perbuatannya tersebut merupakan 'jihad'. Bak seorang pengacara, Naser memberikan penjelasan kepada hakim bagaimana dirinya berubah dari seorang prajurit menjadi seorang pelaku jihad.

"Saya tidak meminta pengampunan di pengadilan ini karena hanya Allah yang berhak memberikan pengampunan," jelas Naser dalam persidangan seperti dilansir oleh AFP, Sabtu (11/8/2012).

Naser ditangkap oleh polisi dan FBI pada Juli lalu, di sebuah motel di dekat Fort Hood. Aparat menemukan sebuah pistol tangan, lalu bubuk mesiu yang cukup untuk membuat sebuah bom serta sebuah kertas yang berisi petunjuk merakit bom dari militan Al-Qaeda.

Selain kasus ini, Naser juga dituding merencanakan penculikan dan pembunuhan seorang tentara yang merupakan rekannya. Hal ini dilakukannya ketika masih bertugas di Fort Campbell, Kentucky. Namun rencananya ini gagal dan Naser pun melarikan diri ke negara bagian lain. FBI menemukan sebuah kantong mayat yang akan digunakan Naser, serta sebuah alat penyetrum dan garpu jerami besar yang biasa digunakan di peternakan.

Setelah berhasil oleh FBI, Naser tidak membantah tuduhan yang ditudingkan kepadanya. "Dia menyatakan dirinya melakukan hal ini demi orang-orang Afghanistan, yang menjadi korban penganiayaan," terang seorang agen FBI Charles Michael Owens yang menginetrogasi Naser.


Ikiti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", Pukul 16.30 WIB, Hanya di TRANS TV

(nvc/gah)





Sponsored Link
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019

Dalam berbagai survei, nama Gubernur DKI Jokowi menempati posisi teratas capres potensial 2014. Suara-suara yang menginginkan Jokowi maju menjadi Capres di Pilpres 2014 juga cukup kencang. Tetapi menurut peneliti politik senior LIPI, Siti Zuhro, Jokowi akan lebih kuat jika berkompetisi di Pilpres 2019. Bila Anda setuju dengan Siti Zuhro, pilih Pro!
Pro
33%
Kontra
67%