Sabtu, 11/08/2012 10:11 WIB

Pakar Hukum: Masyarakat Satu-Satunya Pendukung KPK

Septiana Ledysia - detikNews
Ilustrasi
Jakarta - Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) merupakan salah satu lembaga yang berjuang keras memberantas korupsi di Indonesia. Karena kerap memenjarakan kaum elite, hanya Masyarakat Indonesia lah satu-satunya pendukung.

Menurut pakar hukum Universitas Andalas, Saldi Isra, saat ini KPK seperti berjuang sendiri dalam memberantas korupsi di Indonesia. Karena birokrasi, legislatif, dan eksekutif menjadi sasaran KPK oleh karena itu hanya Rakyat Indonesia yang menjadi peran pendukung.

"Masayarakat sipil itu yang mendukung apa yang dilakukan KPK. Sedangkan Birokrat,legislatif dan eksekutif itu di berada di satu sisi," kata Saldi dalam Polemik diskusi "Merdeka itu Relatif" bersama Sindo Radio, di warung daun, Jl. Cikini raya, Jakarta Pusat, Sabtu (11/8/2012).

Menurut Saldi, saat ini banyak sekali yang ingin merontokkan KPK. Karena dalam kinerjanya KPK harus berperang melawan polisi dan penegak hukum lainnya.

"Dia harus perang dengan polisi. Perang dengan penegak hukum lain. Meskipun banyak yang segagasan dengan KPK," ujar lelaki berbaju putih tersebut.

Saldi menambahkan bahwa perilaku korupsi sekarang ini sangat mengancam kemerdekaan Indonesia. Menurutnya dulu pemimpin bangsa berjuang hanya memikirkan bangsa. Bukan memikirkan kepentingan pribadi.

"Di awal-awal kemerdekaan, pendiri bangsa dulu nggak berpikir tentang diri dia sendiri melainkan berpikir tentang bangsa ini. Di tahun 50 an baru ada yang berpikir tentang diri sendiri," ujarnya.

(spt/gah)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    67%
    Kontra
    33%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel