detikcom
Sabtu, 11/08/2012 07:02 WIB

Penyebab Paus Terdampar, Bisa Gangguan Sonar Atau Sakit

ndu - detikNews
Jakarta - Hampir sebulan ini pantai kita disinggahi oleh cerita paus dan hiu paus. Sayangnya kondisi makhluk itu justru mati mengenaskan karena tidak dapat tertolong lagi. Peristiwa terdamparnya dua makhluk air berukuran besar ini bisa dikarenakan oleh berbagai penyebab.

"Kalau untuk kejadian di Karawang ada berbagai kemungkinan, seperti gangguan sesmik atau sonarnya terganggu, sonar pertambangan di lepas pantai, sonar kapal selam, sehingga paus sperma jadi terdampar," ujar Ketua Jakarta Animal Aid Network (JAAN), Pramudya, saat dihubungi detikcom, Jumat (10/8/2012).

Menurut Pramudya selain masalah sonar, kondisi kesehatan paus perlu diperhatikan. Karena umumnya paus sperma apabila sakit akan menyendiri dari kawanannya.

"Pantai di Karawang navigasi topografinya berbukit pasir, kadang paus berpikiran lautnya lebih dalam. Tidak tahunya berada dilepas pantai," tutur Pramudya.

Menurut Pramudya khusus untuk peristiwa di Yogyakarta, terdamparnya hiu paus kemungkinan terbesar adalah mereka sedang mengejar makanan. Karena hiu paus pemakan plankton.

"Ketika mereka mengejar makanan tiba-tiba air menjadi surut. Saat ini pasang surut begitu cepat di sepanjangan perairan Indonesia. Dalam dua dua jam air langsung surut," katanya.

Pramudya menambahkan hiu paus lebih rentan mati dibandingkan paus. Hal ini karena perbedaan sistem pernapasan dari kedua jenis makhluk tersebut.

"Kejadian di Yogya, jadi semua hiu itu tidak mempunyai gelembung udara karena bernapas dengan insang sedangkan paus memiliki gelembung udara sehingga apabila berada dilepas pantai ikan paus masih dapat bertahan hidup cukup lama," ungkapnya.

Simak Rangkuman Beragam Peristiwa Penting dan Menarik sepanjang hari ini di "Reportase Malam", pukul 01.00 WIB Hanya di TransTV

(ndu/mok)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    56%
    Kontra
    44%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000