Jumat, 10/08/2012 22:47 WIB
Warga Aleppo yang mengungsi meningkat
Jumlah warga Suriah yang mengungsi dari Aleppo meningkat di tengah laporan meredanya pertarungan antara pasukan pemerintah dan pemberontak.
Badan Pengungsi PBB, UNHCR, mengatakan saat ini tercatat 150.000 pengungsi di empat negara tetangga Suriah.
"Jelas pada pekan lalu terjadi peningkatan pesat jumlah pengungsi yang tiba di Turki dan sebagian besar dari mereka berasal dari Aleppo dan kampung-kampung di sekitarnya," tutur juru bicara UNHCE, Adrian Edwards, kepada para wartawan.
"Jika Anda lihat ke kawasan lain, saya kira situasinya lebih merupakan peningkatan tetap dan berkesinambungan namun di tempat peperangan terjadi kita bisa lihat konsekuensinya."
UNCHR memperkirakan lebih dari 50.227 pengungsi terdaftar di Turki, sekitar 45.869 di Yordania, 36.481 di Libanon dan 13.730 di Irak.
"Di beberapa negara kita ketahui terdapat jumlah pengungsi yang besar yang belum terdaftar," tambah Edwards.
Wartawan kantor berita Reuters melaporkan para penduduk Aleppo mengalir meninggalkan kota itu dengan harta bendanya, sepertinya memanfaatkan perang yang sedang mereda.
Tentara Pembebasan Suriah, FSA, mundur dari kawasan itu setelah diserang oleh tank dan pesawat tempur pemerintah.
"Kami akan membiarkan Salah al-Din lepas," tutur salah seorang Komandan FSA, Abu Mohammed, kepada kantor berita AFP.
Lembaga Pengamat Hak Asasi Suriah -yang berkantor di London- mengatakan pasukan pemerintah juga membom kawasan Sakhur dan Hananu di Aleppo timur.
Kantor berita AFP melaporkan sebuah pabrik roti di distrik Tariq al-Bab terkena meriam dan menewaskan 12 orang sementara 20 lebih lainnya cedera.
Sementara kantor berita pemerintah, Sana, menyebutkan pasukan pemerintah sudah memukul mundur para pemberontak di bandara internasional Aleppo.
Persiden Suriah, Bashar al-Assad, menolak tekanan internasional untuk mengundurkan diri walau perlawanan atas pemerintahannya sudah berlangsung selama setahun lebih yang membuat negara itu berada di ambang perang saudara.
(bbc/bbc)
Badan Pengungsi PBB, UNHCR, mengatakan saat ini tercatat 150.000 pengungsi di empat negara tetangga Suriah.
"Jelas pada pekan lalu terjadi peningkatan pesat jumlah pengungsi yang tiba di Turki dan sebagian besar dari mereka berasal dari Aleppo dan kampung-kampung di sekitarnya," tutur juru bicara UNHCE, Adrian Edwards, kepada para wartawan.
"Jika Anda lihat ke kawasan lain, saya kira situasinya lebih merupakan peningkatan tetap dan berkesinambungan namun di tempat peperangan terjadi kita bisa lihat konsekuensinya."
UNCHR memperkirakan lebih dari 50.227 pengungsi terdaftar di Turki, sekitar 45.869 di Yordania, 36.481 di Libanon dan 13.730 di Irak.
"Di beberapa negara kita ketahui terdapat jumlah pengungsi yang besar yang belum terdaftar," tambah Edwards.
Wartawan kantor berita Reuters melaporkan para penduduk Aleppo mengalir meninggalkan kota itu dengan harta bendanya, sepertinya memanfaatkan perang yang sedang mereda.
Belum menyerah
Sementara itu di Aleppo kelompok pemberontak bertekad untuk melancarkan serangan balik setelah terdesak dan diusir dari kawasan Salah al-Din, Selasa (07/08).Tentara Pembebasan Suriah, FSA, mundur dari kawasan itu setelah diserang oleh tank dan pesawat tempur pemerintah.
"Kami akan membiarkan Salah al-Din lepas," tutur salah seorang Komandan FSA, Abu Mohammed, kepada kantor berita AFP.
Lembaga Pengamat Hak Asasi Suriah -yang berkantor di London- mengatakan pasukan pemerintah juga membom kawasan Sakhur dan Hananu di Aleppo timur.
Kantor berita AFP melaporkan sebuah pabrik roti di distrik Tariq al-Bab terkena meriam dan menewaskan 12 orang sementara 20 lebih lainnya cedera.
Sementara kantor berita pemerintah, Sana, menyebutkan pasukan pemerintah sudah memukul mundur para pemberontak di bandara internasional Aleppo.
Persiden Suriah, Bashar al-Assad, menolak tekanan internasional untuk mengundurkan diri walau perlawanan atas pemerintahannya sudah berlangsung selama setahun lebih yang membuat negara itu berada di ambang perang saudara.
(bbc/bbc)
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Selasa, 21/05/2013 16:03 WIB
Kapal Nelayan Cina Dibebaskan Korut
-
Selasa, 21/05/2013 15:30 WIB
Keuntungan Marks and Spencer turun draktis
-
Selasa, 21/05/2013 13:39 WIB
Tornado Oklahoma tewaskan 91 orang
-
Selasa, 21/05/2013 13:11 WIB
Bekas rumah budak dipindah ke museum
-
Selasa, 21/05/2013 11:56 WIB
Irak akan Ubah Strategi Keamanan
-
Selasa, 21/05/2013 20:03 WIB
Kasus Pencucian Uang Luthfi, KPK Bisa Panggil Paksa Darin Mumtazah
-
Selasa, 21/05/2013 18:54 WIB
Ibunda Darin Sempat Sebut ke Tetangga Menantunya dari Jeddah
-
Selasa, 21/05/2013 19:59 WIB
Pria Tanpa Kepala Ditemukan di Tol Cikampek, Diduga Korban Tabrak Lari
-
Selasa, 21/05/2013 17:30 WIB
Kata Ibunda ke Tetangga: Biarin Darin Dikawinin, Daripada Dia Hidup Susah
-
Selasa, 21/05/2013 17:15 WIB
Kisah Keluarga Darin yang Berubah Drastis Setelah Mengenal Luthfi
-
Selasa, 21/05/2013 20:06 WIB
Nasib Dua Dosen Hukum Unpad yang Diduga Plagiat Ditentukan Senin Depan
-
Selasa, 21/05/2013 20:23 WIB
Melihat Alat Tempur KRI Slamet Riyadi
-
Selasa, 21/05/2013 20:19 WIB
Kisah Syaifullah Menyelundupkan Narkotika dari Timor Leste ke Jakarta (1)
-
359 Komentar
-
236 Komentar
-
229 Komentar
-
211 Komentar
-
211 Komentar
-
210 Komentar
-
175 Komentar
-
162 Komentar
-
Selasa, 21/05/2013 11:43 WIB
15 Tahun Reformasi
Emha Ainun Nadjib: Reformasi Itu Omong Kosong
Budayawan Emha Ainun Nadjib berada di pusaran arus perubahan kekuasaan 1998. Dia adalah salah satu tokoh yang dengan lantang meminta Presiden Soeharto mengundurkan diri dari jabatannya. Tapi reformasi yang terjadi sampai saat ini, kata dia, palsu belaka. Mengapa?
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,845.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Selasa, 21/05/2013 15:48 WIB
Ayo Lunasi Biaya Naik Haji Mulai 22 Mei Sampai 12 Juni
-
Selasa, 21/05/2013 15:35 WIB
Sohibul Iman Bicara Solusi Penyelamatan PKS
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

.gif)
Kenikmatan nasi goreng khas Indonesia juga tak bisa disangkal Mikhail Kouritsyn. Setiap mampir ke Indonesia, orang Rusia ini takkan lupa menyantapnya.
Dalam Forum Newsmaker Thomson Reuters di Singapura, beberapa waktu lalu, SBY lebih memilih pembangunan yang tak melulu tergantung pada sistem kapitalisme (pasar bebas) atau sosialisme (anti pasar). Jalan ketiga yang menjadi antithesis dari keduanya dianggap SBY lebih pas untuk konteks Indonesia.
