BBC Indonesia
Jumat, 10/08/2012 12:53 WIB

Skandal Bo Xilai: Cina adili polisi yang menutupi pembunuhan

BBCIndonesia.com - detikNews
Empat orang polisi yang didakwa menutupi pembunuhan warga negara Inggris Neil Heywood diadili di Cina, satu hari setelah istri seorang politisi terkemuka diadili sebagai pelaku pembunuhannya.

Keempatnya adalah pejabat senior dari Chongqing, tempat pengusaha Inggris itu dibunuh pada November 2011.

Hari Kamis, sidang satu hari diadakan untuk Gu Kailai, istri dari mantan pemimpin Chongqing Bo Xilai, dengan dakwaan pembunuhan.

Seorang pejabat pengadilan mengatakan Gu tidak membantah dakwaan tersebut.

Tanggal pembacaan vonis akan diumumkan kemudian, kata pejabat itu.

Kasus ini tampaknya telah mengakhiri karir sang suami, yang sempat diprediksi sebagai calon kuat saat transisi kepemimpinan akan berlangsung akhir tahun ini.

Tujuh anggota Komite Pelaksana politburo yang beranggotakan sembilan orang dijadwalkan akan pensiun dan membuka jalan bagi generasi pemimpin bary.

Namun Bo, seorang politisi populis dan ambisius tidak pernah lagi muncul di hadapan publik sejak penyelidikan kasus istrinya dimulai.

Menuangkan racun

Menurut media resmi pemerintah Cina, keempat polisi itu diadili karena menutupi tindakan Gu dan "melanggar hukum untuk mengejar keuntungan pribadi."

Mereka antara lain adalah Guo Weiguo, mantan wakil kepala Biro Keamanan Publik Chongqing dan Li Yang mantan kepala seksi kriminal biro itu, seperti dlaporkan kantor berita Xinhua.

Dua petugas lainnya adalah Wang Pengfei dan Wang Zhi.

Kematian Heywood awalnya dicatat sebagai serangan jantung. Namun kasus itu dibuka kembali seorang kepala polisi Chongqing, Wang Lijun, mencari perlindungan ke Konsulat AS di Chengdu dan melaporkan bahwa Heywood dibunuh.

Pernyataan pengadilan mengatakan bahwa Heywood bertemu Gu Kailai di sebuah hotel untuk minum-minum.

"Setelah Heywood mabuk dan muntah, ia meminta air minum. Gu menuangkan racun ke mulutnya dan hal itu menyebabkan Heywood meninggal dunia," kata pernyataan tersebut.

(bbc/bbc)



  • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
    Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
    Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra Index »

Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
Pro
73%
Kontra
27%
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel