detikcom
Jumat, 10/08/2012 08:53 WIB

5.770 Personel TNI-Polri Amankan Lebaran di Sulselbar

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Jakarta - Sebanyak 5.770 personel petugas gabungan TNI dan Polri mengamankan arus mudik dan lebaran Idul Fitri 1433 Hijriyah di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Hal ini disampaikan Kapolda Sulselbar, Irjen Mudji Waluyo usai apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2012, di lapangan Karebosi, Makassar, jumat (10/8/2012).

Mudji menambahkan, untuk memberi kenyamanan dan rasa aman bagi warga yang memeringati hari Idul Fitri, pihaknya menyiapkan 120 pos pelayanan dan 41 pos pengamanan di wilayahnya.

Upacara apel gelar pasukan ini dipimpin oleh Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo. Dalam amanat Kapolri Jenderal Timur Pradopo yang dibacakan Syahrul, agenda tahunan Idul fitri yang dirayakan umat Islam berdampak pada dinamika potensi gangguan kamtibmas dan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas yang harus dikelola secara baik oleh aparat yang bertugas mengamankan jalannya arus mudik dan Idul Fitri.

Syahrul menambahkan, berdasarkan data hasil evaluasi pelaksanaan Operasi Ketupat tahun 2011, target belum sepenuhnya dicapai tahun ini, mengingat jumlah kecelakaan lalu lintas naik 30,58 persen dan jumlah korban luka berat naik 17,53 persen. Selain itu kecelakaan lalu lintas didominasi kecelakaan oleh pengguna sepeda motor sebesar 76 persen dari total keseluruhan kecelakaan lalu lintas di seluruh daerah di Indonesia.


Ikiti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", Pukul 16.30 WIB, Hanya di TRANS TV

(mna/nrl)





Sponsored Link
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019

Dalam berbagai survei, nama Gubernur DKI Jokowi menempati posisi teratas capres potensial 2014. Suara-suara yang menginginkan Jokowi maju menjadi Capres di Pilpres 2014 juga cukup kencang. Tetapi menurut peneliti politik senior LIPI, Siti Zuhro, Jokowi akan lebih kuat jika berkompetisi di Pilpres 2019. Bila Anda setuju dengan Siti Zuhro, pilih Pro!
Pro
33%
Kontra
67%