Kamis, 09/08/2012 05:21 WIB

Polisi Amankan Pria Diduga Pembunuh Bocah di Garut

Mansur Hidayat - detikNews
Jasad bocah tewas
Jakarta - Polisi mengamankan seorang pria diduga pembunuh bocah bernama Robi Al-Obi (7) yang ditemukan tewas membusuk. Pelaku bernama Ad (35) yang juga tetangga korban di Kampung Babakan Janteng, Desa Cipancar, Garut, diduga mengalami gangguan jiwa.

"Kita menjaga agar tersangka ini tidak menjadi korban amuk masa yang marah ", ujar Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Mikras Hasibuan, Kamis (9/8/2012).

Dari hasil pemeriksaan sementara, Ad diketahui mengalami gangguan jiwa. Pasalnya, ketika ditanya polisi, jawaban Ad selalu tidak nyambung.

"Walaupun perlu dilakukan pemeriksaan kejiwaan, namun secara kasat mata memang Ad ini alami gangguan jiwa," imbuh Mikra.

Dugaan Ad pelaku pembunuh bocah didasari pada petunjuk Ad pernah membuat lobang kecil di kebun pisang. Di situ jasad korban ditemukan warga telah membusuk.

"Kita akan melakukan penyelidikan lebih lanjut, karena belum tentu Ad sebagai pelaku pembunuhan, tindakan kami terhadap Ad sebagai langkah penyelamatan saja ", imbuhnya.

Polisi mengamankan Ad ke kantor Polres karena warga kampung Babakan Janteng mendatangi Mapolsek Leles. "Warga yang marah mengancam akan menghabisi Ad, sehingga kita melakukan tindakan pengamanan dengan membawa Ad ke Mapolres Garut," kata Mikra.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(fdn/fdn)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%