detikcom
Rabu, 08/08/2012 15:22 WIB

Taufiq Kiemas: Putaran Kedua Pilgub DKI, Jokowi Kudu Hati-hati

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Jakarta - Politisi senior PDIP Taufiq Kiemas mendesak cagub DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) untuk turun ke masyarakat. Karena menurut hitungan Taufiq, putaran kedua Pilgub DKI akan alot.

Terlebih semakin banyak parpol yang mendukung Fauzi Bowo (Foke) dan Nachrowi Ramli (Nara). Menurut Taufiq, kekuatan parpol masih cukup berpengaruh di Pilgub DKI.

"Jakarta kan Ibukota Indonesia yang menentukan parpol. Arahan parpol pasti ada pengaruhnya," kata Taufiq kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (8/8/2012).

Karena itu Taufiq mengingatkan Jokowi dan Ahok waspada. Agar tidak terjebak dalam penyikapan isu SARA yang salah satunya diduga dilakukan Rhoma Irama.

"Putaran kedua ini kudu ati-ati, jangan sampai Pak Jokowi dan Pak Ahok disudutkan,"imbau Taufiq.

(van/mpr)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    46%
    Kontra
    54%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel