detikcom
Rabu, 08/08/2012 14:47 WIB

Menparekraf Absen di Festival Lembah Baliem, Bupati Kecewa

Sri Anindiati Nursastri - detikNews
Festival Lembah Baliem (guardian.co.uk)
Wamena - Suara hati rakyat Papua, perlu didengar pemerintah pusat. Festival Lembah Baliem sudah digelar selama 23 tahun, namun menteri pariwisata belum pernah hadir. Bupati Jayawijaya pun kecewa.

Untuk Festival ke-23 Lembah Baliem , kembali dibuka tanpa kehadiran menteri pariwisata. Menparekraf Mari Elka Pangestu, batal membuka Festival Lembah Baliem.

"Saya sudah janji kepada rakyat bahwa menteri pariwisata yang akan datang kesini. Saya, Bupati Kabupaten Jayawijaya mengaku kecewa," kata Bupati Jayawijaya Bupati Kabupaten Jayawijaya John Wempi Wetipo dalam jumpa pers di Hotel Baliem Pilamo, Wamena, Kab Jayawijaya, Rabu (8/8/2012).

Menurut Wempi, rakyat di Lembah Baliem ingin pula dihargai budayanya sebagai bagian dari kebudayaan Indonesia. Festival ini kaya dengan unsur budaya dari tarian, upacara adat, busana dan pernak-pernik khas suku Dani yang mendiami lembah ini.

"23 Tahun menunggu, 4 kali ganti presiden, nggak ada menteri pariwisata yang ke sini. Padahal yang akan ditampilkan adalah murni budaya dan ini adalah budaya tertua di Papua," curhat Wempi.

Bahkan persiapan dari Pemkab Jayawijaya tidak tanggung-tanggung. Menurut Wempi, persiapan Festival Lembah Baliem sudah luar biasa, jadwal dari Kemenparekraf juga sudah ada, bahkan pemkab sudah menyiapkan helikopter untuk Mari Elka.

"Kami bahkan sudah persiapkan helikopter langsung dari Bandara Wamena agar ibu menteri turun langsung di tempat festival," keluhnya.

Lantas, apa tanggapan Kemenparekraf? Dirjen Promosi Pariwisata Dalam Negeri Kemenparekraf M Faried yang hadir dalam kesempatan itu mengatakan Mari batal hadir ke Festival Lembah Baliem karena harus rapat kabinet dengan Presiden SBY.

"Ibu menteri ada rapat kabinet mendadak dengan Presiden SBY terkait Dirgahayu RI ke-67," ungkap Faried.

Kemenparekraf menurut Faried memahami persiapan warga Lembah Baliem yang sudah dilakukan sejauh ini. Oleh karena itu, Kemenparekraf sangat fokus memperhatikan promosi pariwisata di Lembah Baliem, salah satunya lewat pameran International Tourism Bourse (ITB) di Berlin, Jerman.

"Di usia festival yang sudah ke-23 ini, kami masih berharap masyarakat Lembah Baliem juga pemda setempat masih melangsungkan acara ini dengan sebaik-baiknya," kata Faried.


Seorang polisi diduga bunuh diri dengan cara menembak kepalanya. Simak di "Reportase Malam", pukul 02.08 WIB Hanya di TransTV

(sst/gah)



Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    56%
    Kontra
    44%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000