detikcom
Rabu, 08/08/2012 14:24 WIB

Toko Emas di Purwakarta Dirampok, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

Chazizah Gusnita - detikNews
Jakarta - Toko Emas Mawar di Jalan Raya Wanayasa Timur No 1 RT 10/04, Desa/Kecamatan Wanayasa, Purwakarta, Jawa Barat dirampok. Uang cash Rp 6 juta dan sejumlah perhiasan kurang lebih bernilai Rp 150 juta, dibawa kabur kawanan perampok.

"Kejadiannya pukul 16.20 WIB kemarin. Saat itu hujan besar di Wanayasa," kata Kapolres Purwakarta, AKBP Bachtiar Ujang, saat dihubungi detikcom, Rabu (8/8/2012).

Bachtiar menjelaskan mobil patroli Polres tak lama sebelum kejadian masih berkeliling di sekitar lokasi. Karena melihat hujan cukup deras, petugas patroli balik ke kantor.

"Pukul 15.00 WIB balik ke kantor. Karena hujan deras, kemungkinan kecil kejahatan di sore hari saat hujan deras gitu terjadi," ujarnya.

Melihat petugas sudah menjauh dari lokasi, tiba-tiba di antara orang-orang yang berteduh dekat toko emas datang. Seorang di antaranya menodongkan pegawai toko emas dengan senjata api diduga rakitan.

"4 Orang masuk ke dalam toko itu. Langsung menodongkan senjata api. Yang satu menodongkan senjata yang lainnya mengambil uang dan perhiasan," jelas Bachtiar.

Keempat pelaku lantas melarikan diri. Pemilik toko emas langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Wanayasa dan Polres Purwakarta. Petugas lantas melakukan penghadangan di beberapa wilayah yang diduga akan dilewati pelaku.

"Mereka melewati daerah Pesawahan. Dihadap reserse kita. Karena ramai orang di sana, mereka menerobos dan menabrak anggota kami," terang Bachtiar.

Seorang anggota polisi lantas mengalami luka lecet akibat tabrakan motor pelaku. Tidak menyerah sampai di situ, seluruh petugas masih terus mengejar. Hingga akhirnya, para pelaku kembali ke arah kota.

"Di sana kan banyak gang-gang kecil. Sudah tidak kelihatan lagi sampai di situ," ucapnya.

Meski begitu, polisi sudah mengantongi identitas pelaku. Dari keterangan saksi di sekitar TKP, diduga pelaku ada 6 orang dengan mengendarai 3 sepeda motor. 4 Orang masuk ke dalam toko dan 2 orang lagi menunggu di luar.

"Ada yang sudah kita curiga yang diduga terlibat dalam aksi ini. Identitas sudah kita kantongi," imbuh Bachtiar.


Bahan makanan sisa restoran dimanfaatkan oknum pedagang curang. Kemana saja produk olahan mereka dijual? Saksikan penelusurannya di "Reportase Investigasi" pukul 16.45 WIB, hanya di Trans TV.

(gus/nvt)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    56%
    Kontra
    44%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000