Rabu, 08/08/2012 13:37 WIB

8 Juta Ekor Ayam Dimusnahkan di Meksiko karena Flu Burung

Rita Uli Hutapea - detikNews
Ilustrasi
Mexico City, - Sekitar delapan juta ekor ayam telah dimusnahkan di Meksiko sebagai upaya mengendalikan wabah flu burung yang kembali melanda negara tersebut. Sebanyak 66 juta ekor ayam lainnya telah divaksinasi.

Menurut Kementerian Pertanian Meksiko dalam statemennya seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (8/8/2012), saat proses vaksinasi di wilayah Los Altos, negara bagian Jalisco, ditemukan ayam-ayam yang terkena flu burung. Akibatnya, hewan-hewan itu pun terpaksa dimusnahkan.

Menurut otoritas Meksiko, wabah flu burung tersebut untuk saat ini hanya melanda wilayah Los Altos, yang merupakan daerah produsen telur. Wabah tersebut pertama kali terdeteksi pada 20 Juni lalu. Hasil inspeksi di daerah-daerah lainnya di Meksiko tidak ditemukan adanya tanda-tanda penyakit flu burung.

Otoritas Meksiko berharap untuk memvaksinasi sekitar 80 juta ekor ayam dalam fase pertama program vaksinasi ini. Setelah itu akan dilakukan analisa hasil sebelum melanjutkan ke fase kedua.

Virus yang menyebabkan wabah kali ini berasal dari strain H7N3, yang kadang-kadang menyebabkan penyakit pada manusia di sejumlah bagian di dunia. Namun sejauh ini belum menunjukkan tanda-tanda bahwa virus ini bisa dengan mudah ditularkan antar manusia.

Sejumlah strain virus flu burung, misalnya H5N1 telah menimbulkan infeksi serius pada manusia. Organisasi Kesehatan Dunia alias WHO telah mendokumentasikan 607 kasus flu burung sejak tahun 2003 silam. Dari jumlah itu, sebanyak 358 kasus berakhir dengan kematian.

Atas wabah ini, otoritas di Guatemala telah meningkatkan pemeriksaan keamanan di perbatasannya dengan Meksiko. Tujuannya, untuk mencegah wabah flu burung menyebar ke Guatemala.
(ita/nvt)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    0%
    Kontra
    100%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel