Rabu, 08/08/2012 12:56 WIB
Eksepsi KPK Ditolak, PN Jaksel Adili Gugatan Praperadilan James Gunarjo
"Menolak eksepsi dari pihak termohon dan akan melanjutkan menangani perkara ini," ujar hakim tunggal, Ahmad Dimiyati, saat membacakan amar putusan sela di PN Jakarta Selatan, Jalan Ampera, Jakarta Selatan, Rabu (8/8/2012).
Putusan sela ini mematahhkan argumen KPK yang menyatakan kasus James harusnya ditangani oleh MK. PN Jaksel berargumen MK adalah sebuah lembaga yang tidak berwenang menangani masalah yang tidak berkaitan dengan penyelenggara negara.
Menurut Dimiyati, MK hanya berwenang dalam memutus perkara yang berkaitan dengan pengujian UUD, memutus sengketa lembaga negara yang kewenangannya diatur UU, dan memutus perselisihan pemilu.
"Menimbang dari pertimbangan tersebut di atas, dengan tetap mengacu kepada permohonan para pemohon. PN Jaksel berwenang mengadili," ucap Ahmad.
Sementara itu saat ditemui usai persidangan, kuasa hukum KPK Rasamala Aritonang menyatakan pihaknya menerima hasil putusan sela ini. Menurutnya pihaknya juga sudah siap menghadapi James dengan bukti-bukti yang mereka punya.
Sebelumnya, James mengajukan gugatan karena menilai KPK tidak berwenang menangani kasus yang menjeratnya. Kewenangan KPK menurutnya hanya menangani penyelenggara negara sebagaimana diatur dalam pasal 11 huruf a UU KPK. Sedangkan pihak James merasa dia dan Tommy Hindratno tidak termasuk kriteria penyelenggara negara.
Tommy tertangkap sedang melakukan transaksi mencurigakan dengan James Gunarjo yang tak lain adalah konsultan freelance PT Agis. Keduanya ditangkap KPK pada Kamis (06/06/12) lalu.
Di dalam penangkapan itu, KPK mengamankan sedikitnya uang dalam pecahan lima puluh ribu dan seratus ribu dengan total Rp 280 juta. Mereka pun langsung ditetapkan oleh KPK sebagai tersangka.
Dalam pengembangan kasus ini, KPK kemudian menggeledah MNC Tower di Kebon Sirih, Jakarta beberapa waktu lalu. Penggeledahan ini diduga ada keterkaitan dengan status James yang bekerja di perusaahan tersebut.
(riz/asp)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Wanita Muda di Semarang Ditemukan Tewas dengan Luka di Tubuhnya
477 share this. -
Korea Utara Kembali Uji Rudal Jarak Pendek Keempatnya
347 share this. -
Korban Runtuhan Tambang Freeport di Papua Bertambah Jadi 8
283 share this. -
Belanja di Jakarta Notebook Makin Praktis dan Terpercaya dengan BCA KlikPay
159 share this. -
Inilah Senjata Ampuh Tangkal Pidana Pajak
157 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Senin, 20/05/2013 03:00 WIB
Kehabisan Bensin, Pencuri Motor Dibekuk Polisi Usai Beraksi
-
Senin, 20/05/2013 02:18 WIB
Banjir Masih Genangi Citraland Grogol, Lalin Padat Merayap
-
Senin, 20/05/2013 01:20 WIB
Konferensi CAPDI di Makassar Juga Bahas Masalah Rohingya
-
Senin, 20/05/2013 00:40 WIB
Korban Runtuhan Tambang Freeport di Papua Bertambah Jadi 8
-
Senin, 20/05/2013 00:30 WIB
Wanita Muda di Semarang Ditemukan Tewas dengan Luka di Tubuhnya
-
Senin, 20/05/2013 02:18 WIB
Banjir Masih Genangi Citraland Grogol, Lalin Padat Merayap
-
Senin, 20/05/2013 03:00 WIB
Kehabisan Bensin, Pencuri Motor Dibekuk Polisi Usai Beraksi
-
Minggu, 19/05/2013 15:38 WIB
Sefti: Yang Rp 10 Juta Saja Hubungan Intim, Apalagi yang Ratusan Juta
-
Senin, 20/05/2013 00:27 WIB
Wanita Muda di Semarang Ditemukan Tewas dengan Luka di Tubuhnya
-
Minggu, 19/05/2013 11:05 WIB
Ketika Ketua Komnas HAM Ditanya Andai Jadi Jokowi Soal Waduk Pluit
-
Minggu, 19/05/2013 18:15 WIB
Ahok: Di Jakarta Ini Susah, Kami Sedikit Keras Aja Dianggap Langgar HAM
-
Minggu, 19/05/2013 06:27 WIB
Rekening Gendut Aiptu LS, Berapa Gaji Normal Polisi Berpangkat Aiptu?
-
Minggu, 19/05/2013 14:38 WIB
Ditanya Arti Pustun Fathanah, Sefti Pusing Sendiri
-
345 Komentar
-
232 Komentar
-
228 Komentar
-
210 Komentar
-
209 Komentar
-
208 Komentar
-
201 Komentar
-
173 Komentar
-
Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
ProKontra
Index »
Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,833.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Minggu, 19/05/2013 17:26 WIB
Kala Aktivis Ikut Berebut Kursi Menuju Parlemen
-
Minggu, 19/05/2013 15:01 WIB
Dua Orang Terluka Akibat Ledakan Gas di Sebuah Laundry di Taman Galaxy
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer


.gif)





_5.gif)






Namanya Markamah. Semangat perempuan berusia 46 tahun ini tak pernah padam untuk menyalakan lilin pendidikan di tempat-tempat marjinal. Mulai dari memberantas buta huruf di Marunda, mengajar anak-anak PSK di Jakarta Barat hingga kini menjalankan roda sekolah semi permanen yang dikepung pabrik.
Prinsip Sun Tzu dalam bukunya The Art of War, “Pertahanan Terbaik adalah Menyerang” nampaknya sedang diadopsi oleh PKS saat terjepit berhadapan dengan kasus hukum di KPK. Upaya perlawananoleh PKS yaitu melaporkan sejumlah penyidik dan jubir KPK kepada Kepolisian.

