detikcom
Rabu, 08/08/2012 12:32 WIB

Biar Makin Berani, KPK Diberi Ayam Jantan

Fajar Pratama - detikNews
Jakarta - Ada-ada saja yang dilakukan para pengunjuk rasa yang menggelar aksi di depan kantor KPK hari ini. Mereka memberi KPK ayam jantan sebagai simbol lsupaya embaga antikorupsi itu berani mengusut perkara-perkara.

Adalah Gerakan Ganyang Mafia Hukum Indonesia (GGMHI) yang melakukan aksi ini. Menggelar aksi unjuk rasa sejak sekitar pukul 11.30 WIB, massa ini mengakhirinya dengan penyerahan ayam jantan kepada perwakilan KPK.

Seekor ayam jenis pelung berbulu putih itu dibawa dan diserahkan ke perwakilan KPK dari staf Humas. Ayam berukuran sedang ini sebelum diserahkan sempat dipamerkan terlebih dahulu.

"Ini kami berikan ayam jantan, kami inginkan kejantanan penegak hukum dalam melawan koruptor," ujar koordinator GGMHI Torkis Parlaungan Siregar, Rabu (8/8/2012).

Torkis juga menyoroti secara khusus mengenai perkara Simulator SIM yang diusut KPK. Menurutnya hal tersebut sangat keterlaluan karena dilakukan oleh penegak hukum seperti aparat kepolisian.

"Kasus SImulator SIM ini menimbulkan reaksi kegeraman, kemarahan dan kemuakan publik terhadap praktik-praktik korupsi yang terus tiada henti dilakukan oleh para pemimpin, penegak hukum sang pengkhianat bangsa," ujar Torkis.



Anak seorang pembantu raih nilai UN tertinggi se-Jawa Timur. Saksikan kisahnya di "Reportase Sore", pukul 16.30 WIB, hanya di Trans TV.

(fjp/mok)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    59%
    Kontra
    41%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000