detikcom
Rabu, 08/08/2012 12:15 WIB

Menko Polhukam: Proses Hukum Kasus Korlantas Tidak Buntu

Luhur Hertanto - detikNews
Jakarta - Pertemuan antara KPK dan Polri belum menghasilkan solusi atas sengketa kewenangan mereka. Namun itu bukan halangan untuk terus menjalankan proses hukum atas kasus dugaan korupsi Korlantas.

"Yang bilang buntu siapa? Proses hukum jalan terus, kan yang penting proses hukumnya," kata Menko Polhukam Djoko Suyanto, di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (8/8/2012).

Menurutnya, sebenarnya sudah ada pertemuan antara pimpinan KPK dan Polri. Hasilnya ada dua lembaga sepakat untuk cooling down sebelum melanjutkan sesi pertemuan berikutnya.

Tapi belum terjadinya pertemuan antara pimpinan KPK dan Polri untuk mencari solusi tidak menghambat proses hukum. Sebab pada prinsipnya baik KPK dan Polri sepakat terjadi korupsi dalam Korlantas yang harus cepat ditangani.

"Keduanya sudah ketemu, saling sepakat cooling down dulu dan ada pertemuan selanjutnya," sambung Djoko.


Anak seorang pembantu raih nilai UN tertinggi se-Jawa Timur. Saksikan kisahnya di "Reportase Sore", pukul 16.30 WIB, hanya di Trans TV.

(lh/mpr)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    57%
    Kontra
    43%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000