detikcom
Rabu, 08/08/2012 11:52 WIB

Buka Puasa Bersama SBY-Polri dan Kisah Lama 'Cicak-Buaya'

Rachmadin Ismail - detikNews
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sore ini menggelar buka bersama petinggi Polri di Mabes Polri. Tak ada yang salah dengan kegiatan ini, namun mau tidak mau kembali membangkitkan kenangan insiden 'Cicak Buaya ke I". Kenapa?

Saat itu, 29 Oktober 2009 pimpinan KPK jilid II Chandra Hamzah dan Bibit Samad Rianto ditahan oleh Kepolisian setelah menjadi tersangka. Keduanya diduga menyalahgunakan wewenang terkait kasus korupsi SKRT di Kemenhut. Belakangan kasus itu dihentikan karena tak cukup bukti dan penuh rekayasa.

Yang menarik Chandra dan Bibit ditahan pada saat bersamaan dengan acara buka bersama SBY dan Polri di Mabes Polri. Saat itu, hadir juga mantan Wapres Jusuf Kalla beserta jajaran menteri.

Sebelum ditahan, Bibit dan Chandra mengaku mendapat undangan acara buka bersama tersebut. Bibit sempat berujar akan hadir, sementara Chandra berniat langsung pulang ke kantor. Namun ternyata, mereka pun ditahan di Rutan Mako Brimob. Sebuah insiden yang cukup menghebohkan kala itu. Puluhan tokoh pun rela pasang badan demi penangguhan penahanan mereka.

Nah, meski ceritanya berbeda, buka puasa bersama sore ini juga cukup menarik karena suasana panas KPK dan Polri terkait kasus Korlantas Polri. Hingga saat ini, kedua institusi penegak hukum itu belum mencapai titik temu soal siapa yang akan menangani kasus menghebohkan itu.

Dengan hadirnya SBY di acara buka puasa bersama Polri, bisa jadi membangkitkan kenangan Cicak Buaya I. Tapi, bisa jadi juga sebuah harapan baru. SBY bisa memberikan penegasan pada kepolisian.

"Kalau mau bernostalgia, peristiwa cicak buaya terjadi di awal Ramadan 2009. Beberapa momen kembali mengingatkan sosok seperti deja vu, kita tidak berharap apa yang terjadi di 2009 itu terulang kembali," kata kuasa hukum Bibit-Chandra kala itu, Taufik Basari.

"Sekarang presiden harus belajar, insiden itu menguras banyak energi. Tentu tidak kita harapkan. Seharusnya presiden bisa lebih bijaksana memanfaatkan momentum ini termasuk momentum buka puasa bersama ini," sambungnya.

Rencananya acara buka puasa bersama digelar sore ini pukul 17.00 WIB. Agenda ini adalah kegiatan rutin SBY di Bulan Ramadan. Besok SBY juga akan buka puasa bersama di Mabes TNI.

(mad/asy)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    46%
    Kontra
    54%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel