Korban banjir Manila bertambah
Banyak warga Manila yang enggan mengungsi karena khawatir rumah mereka dijarah.
Setidaknya 16 orang tewas dalam banjir besar yang menghantam ibukota Filipina, Manila.
Lebih dari 80.000 orang mengungsi di tempat penanmpungan darurat, disaat hujan deras teru mengguyur kota.
Tentara dan tim penyelamat menggunakan perahu karet untuk mencapai warga yang bertahan di rumah mereka yang terendam banjir.
Kebanyakan warga menolak diungsikan karena khawatir rumah mereka dijarah.
Banjir yang mencapai ketinggian leher orang dewasa di sejumlah kawasan di kota juga membuat otoritas setempat menutup kantor dan sekolah.
Di daerah terparah dilaporkan, sembilan orang dari satu keluarga tewas akibat rumah mereka diterjang tanah longsor di Kota Quezon.
Lebih dari setengah ukuran normal yang biasa terjadi di bulan Agustus telah mengguyur Manila selama 24 jam, dimana kepala badan penanggulangan bencana nasional menyebut situasi saat ini seperti sebuah dunia air.
Kekhawatiran penjarahan
Presiden Benigno Aquino dalam pidatonya mendesak warga untuk bekerja sama, dengan memperingatkan bahwa pemerintah tidak memiliki kemampuan yang tidak terbatas untuk mengatasi bencana alam.Banyak warga yang terlantar di rumah mereka di penjuru kota. Wartawan BBC di Manila mengatakan, meski tentara, polisi dan tim penyelamat berupaya mengevakuasi mereka menggunakan perahu karet, tetapi sejumlah warga menolak untuk diangkut dengan alasan khawatir barang berharga mereka akan dijarah.
Otoritas memperkirakan hujan lebat masih akan berlangsung dan mendesak warga untuk mengutamakan keselamatan terlebih dahulu.
Manila dan kawasan utara Filipina baru saja menderita akibat badai Saola yang berlangsung sepekan lalu, menewaskan lebih dari 50 orang.
Pemerintah dalam bencana kali ini terlihat lebih siap, dengan mengevakuasi puluhan ribu orang.
Badai memang sering menghantam Filipina dalam beberapa tahun terakhir.
Topan Ketsana pernah menghantam Filipina pada September 2009, menyebabkan banjir yang menewaskan lebih dari 400 orang dan Badai Nestat dan Nalgae berlangsung dua tahun kemudian, menewaskan 100 orang.
Hujan dan banjir saat ini disebut-sebut yang teburuk sejak tahun 2009. Bagaimanapun, otoritas cuaca setempat menyatakan kondisi cuaca mungkin akan membaik akhir pekan ini.
(bbc/bbc)
-
Sabtu, 25/05/2013 10:44 WIB
Perayaan 350 tahun West End
-
Sabtu, 25/05/2013 09:51 WIB
Nigeria klaim hancurkan kamp militan
-
Jumat, 24/05/2013 22:56 WIB
Ledakan dan tembakan guncang Kabul
-
Jumat, 24/05/2013 22:14 WIB
Polisi Inggris menciduk dua pria di pesawat Pakistan
-
Jumat, 24/05/2013 19:39 WIB
Turki batasi penjualan minuman beralkohol
-
Minggu, 26/05/2013 00:29 WIB
Warga Heboh Temukan Pocong Keluar dari Kuburan
-
Minggu, 26/05/2013 04:31 WIB
Polisi Inggris Tangkap 3 Orang Terkait Pembunuhan Sadis Tentara
-
Minggu, 26/05/2013 02:00 WIB
2 Kereta Tabrakan di Missouri AS, Jalan Layang Ambruk
-
Minggu, 26/05/2013 04:08 WIB
Kompolnas: Tes Kejiwaan di Rekrutmen Polisi Harus Diperketat
-
Minggu, 26/05/2013 02:39 WIB
Mahfud MD Siap Jadi Capres atau Cawapres
-
Minggu, 26/05/2013 01:00 WIB
Parpol Terima Duit Haram Bisa Dibubarkan? Begini Kata Mahfud MD
-
Minggu, 26/05/2013 01:47 WIB
Angkot Tabrak Pemotor, Xenia Seruduk Separator di Blok M
-
Minggu, 26/05/2013 03:14 WIB
Komjak Pertanyakan SP3 22 Kasus Korupsi di Kejati Sumbar
-
545 Komentar
-
258 Komentar
-
209 Komentar
-
205 Komentar
-
185 Komentar
-
152 Komentar
-
137 Komentar
-
127 Komentar
-
Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
-
Sabtu, 25/05/2013 15:31 WIB
12 Orang Tewas dalam Baku Tembak Pasukan Filipina dengan Abu Sayyaf
-
Sabtu, 25/05/2013 15:23 WIB
Golkar Tak Lagi Dukung Interpelasi Jokowi, Demokrat Maju Terus
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks

.gif)
Made Tantrawan (21), mahasiswa Fakultas MIPA UGM memiliki catatan prestasi yang luar biasa. Ia menjadi langganan juara olimpiade internasional dan kini lulus dengan sempurna. Apa resepnya?
Perlawanan para koruptor memang bervariasi. Sejak pertama kali pemberantasan korupsi dilakukan pada permulaan revolusi di Indonesia, tahun 1957, perlawanan sudah terjadi. Perlawanan para koruptor sudah merupakan hukum besi. Hukum perlawanan adalah hukum kemestian.
