detikcom
Rabu, 08/08/2012 11:08 WIB

KPK Yakini Hartati Murdaya Beri Uang Rp 3 M ke Bupati Buol

Fajar Pratama - detikNews
Jakarta - KPK resmi menetapkan pengusaha Hartati Murdaya sebagai tersangka kasus suap Bupati Buol. KPK meyakini Hartati telah memberi suap kepada Bupati Buol, Amran Batalipu sebesar Rp 3 miliar.

"Adapun ringkasan atau konstruksi perbuatan yang dilakukan, pertama tersangka SHM selaku Presdir PT CCM atau PT HIP diduga kuat sebagai orang yang memberikan pemberian uang hingga Rp 3 miliar korban kepada penyelengara negara yaitu Bupati Buol," ujar Ketua KPK, Abraham Samad dalam jumpa pers di kantornya, Jl Rasuna Said, Jakarta, Rabu (8/8/2012).

Samad mengatakan pemberian uang tersebut terkait penerbitan Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan kelapa sawit PT Citra Cakra Murdaya (PT CCM) dan PT Hardaya Inti Plantation. Perkebunan tersebut berada di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah.

"Pemberian dilakukan dalam dua tahap, 18 Juni 2012 sebesar Rp 1 miliar. Kedua 26 Juni 2012 sebesar Rp 2 miliar," paparnya.


Disiksa dan Tidak Digaji Selam 15 Bulan, 2 PRT di Medan Kabur Dari Rumah Majikannya. Simak Selengkapnya di "Reportase Pagi Akhir Pekan", pukul 04.30 - 05.30 WIB Hanya di TransTV

(mpr/mok)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    58%
    Kontra
    42%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000