detikcom
Rabu, 08/08/2012 10:32 WIB

Bacok Pemuda, 2 Pengamen Ditangkap

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Jakarta - Pelarian dua pengamen M (38) dan AD (20) berakhir sudah. Kedua buronan ini ditangkap polisi karena telah membacok Syaiful Bahri (19), warga Cipinang Asem, Jakarta Timur pada 30 Juli 2012.

"Pelaku berinisial M (38) yang melakukan pembacokan kepada korban, dan AD (20) yang memukulin korban," ujar Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur AKBP Dian Perri saat dihubungi wartawan, Rabu (8/8/2012).

Dian mengatakan keduanya ditangkap pada Selasa (7/8). M ditangkap di rumahnya daerah Halim, Jakarta Timur. Sementara AD ditangkap di rumah neneknya daerah Cimanggis, Depok, Jawa Barat.

"Ya benar (ditangkap) semalam pelakunya," katanya.

Saat ditangkap di dua tempat berbeda, M dan AD pasrah. Keduanya tidak melakukan perlawanan terhadap petugas. Kedua tersangka ini lantas dijerat pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan menyebabkan hilangnya nyawa seseorang.

"Ancaman di atas 10 tahun," ucapnya.

Peristiwa ini berawal saat adik Syaiful mengendarai sepeda motor di daerah Makasar, Jakarta Timur, 30 Juli lalu. Adik Syaiful menyenggol seorang pengamen yang lagi duduk-duduk di sekitar lokasi.

Teman-teman pengamen tersebut tidak senang dengan kejadian itu. Cekcok mulut antara para pengamen dan adik Syaiful Bahri pecah. Adik Syaiful lantas pulang ke rumah dan menceritakan kejadian ini kepada Syaiful.

Mendengar hal itu, Syaiful emosi. Ia kembali ke lokasi kejadian dan bertemu dengan para pengamen. Keributan pun terjadi. Syaiful yang datang seorang diri dikeroyok. Seorang di antaranya pengamen membacok Syaiful. Saat dibawa ke rumah sakit, nyawa Syaiful tak tertolong lagi.


Jokowi Tak Beri Restu, KK Dheeraj Nekat Putar Film Jokowi. Saksikan Cerita Lengkapnya di "Reportase Siang" hari ini, mulai pukul 10.37 WIB Hanya di Transtv

(edo/gus)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    60%
    Kontra
    40%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000
    MustRead close