detikcom
Rabu, 08/08/2012 10:29 WIB

Bulan Al-Quran

Ali Mustofa - detikNews
Halaman 1 dari 4
Jakarta - Bulan Ramadhan juga disebut sebagai syahrul Quran. Bulan permulaaan turunnya Al-Quran. Sebagai petunjuk dan penjelas bagi umat manusia. Untuk dijadikan standar dalam menentukan perkara yang haq dan perkara yang bathil. Dari kegelapan menuju cahaya terang.

Allah Swt berfirman, "Bulan Ramadhan bulan yang didalamnya diturunkan Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang benar dan yang salah)" (QS Al-Baqarah:185).

Rasulullah Saw bersabda: "Sesungguhnya Allah akan mengangkat derajat suatu kaum dengan Al-Quran ini dan dengannya pula Allah menjatuhkan suatu kaum." (HR. Muslim)

Dalam upaya untuk mengagungkan Al-Quran, pada setiap pertengahan Ramadhan selalu diperingati turunnya Al-Quran (nuzulul Quran).

Namun sayang, acara seperti ini terkesan hanya sebatas seremonial belaka, sebab kita belumlah sepenuhnya menjadikan Al-Quran sebagai jalan hidup (way of life) secara utuh dalam kehidupan pribadi, keluarga, ataupun bernegara.

Seperti diketahui, Al-Quran merupakan pedoman hidup yang sempurna bagi umat manusia. Jelaslah bahwa Al-Quran bukanlah sebatas bacaan, melainkan wajib untuk diimplementasikan dalam realitas kehidupan.

Bahkan orang berat seperti W.E. Hocking pun pernah bertutur: "Saya merasa benar, bahwa Al-Quran mengandung banyak prinsip untuk pertumbuhannya sendiri. Sesungguhnya dapat dikatakan bahwa hingga pertengahan abad ke tiga belas, Islamlah pembawa segala apa yang tumbuh yang dapat dibanggakan oleh dunia barat (saat ini)". (The Spirit of World Politics, W.E Hocking)Next

Halaman 1 2 3 4

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(wwn/wwn)




Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%