Rabu, 08/08/2012 10:01 WIB

Masjid Missouri Dibakar, Imam Lahmudin Asal Indonesia Selamat

Mega Putra Ratya - detikNews
Imam Lahmudin/ dailymail.com
Jakarta - Masjid di Kota Joplin, Missouri, Amerika Serikat, diduga dibakar oleh orang tak dikenal. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut termasuk warga negara Indonesia.

Informasi tersebut disampaikan oleh Direktur Informasi dan Media Kemlu, PLE Priatna, mengutip kabar dari Heru Subolo, Minkon Pensosbud KBRI Washington dalam rilis yang diterima detikcom, Rabu (8/8/2012).

"Kebakaran di Masjid Joplin (Joplin Islamic Society) kota Joplin, Missouri, AS pukul 03.30 dinihari (6/8) tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka. Kendati kru pemadam kebakaran Carl Junction Joplin berupaya, namun seluruh bangunan terbakar habis dan hanya meninggalkan sisa-sisa puing struktur bangunan," ujar Priatna.

Priatna mengatakan penyebab kebakaran tersebut saat ini sedang diselidiki oleh polisi setempat. Imam Masjid tersebut Dr Lahmudin yang berwarga Indonesia menuturkan kebakaran tersebut merupakan yang kedua kalinya. Namun masjid tersebut telah diasuransikan.

"Berdasarkan laporan Dr Lahmudin serta dikutip juga berbagai media di AS, tanggal 4 Juli 2012, seorang pria berusaha untuk membakar masjid dengan melemparkan sebuah benda yang mengandung api, namun hanya mengakibatkan kerusakan kecil," jelasnya.

Pria tersebut tidak teridentifikasi, tetapi gambarnya tertangkap kamera pengawas. Sampai saat ini FBI masih menawarkan hadiah US$ 15.000 untuk informasi yang mengarah pada penangkapan pelaku tindakan tersebut.

Menanggapi kejadian ini, Dubes RI Washington DC telah memberikan arahan langsung agar KBRI Washington DC berkoordinasi dengan KJRI Chicago yang membawahi wilayah kerja Missouri, untuk memastikan tidak adanya korban WNI dalam kejadian tersebut.

KBRI Washington DC juga menyampaikan apresiasi terkait pernyataan Senator AS, Roy Blunt, (Republican-Missouri) yang secara terbuka melalui email, mengatakan ia sangat sedih mendengar tentang kebakaran itu, jika ternyata hal ini karena aksi pembakaran yang disengaja.

Masjid yang terletak di Jalan 1302 Black Cat S, Joplin tersebut melayani sekitar 50-an warga Muslim di daerah tersebut, termasuk di dalamnya satu keluarga WNI Imam Lahmuddin, istri dan 5 anaknya.

Dengan semangat kepedulian, KBRI Washington DC dan KJRI Chicago segera melakukan langkah-langkah lebih lanjut yang diperlukan dalam membantu mengatasi masalah yang mungkin dapat terjadi bagi warga Indonesia yang juga menggunakan fasilitas masjid tersebut.



Simak rangkuman beragam peristiwa penting dan menarik sepanjang hari ini di "Reportase Malam", pukul 1.00 WIB, hanya di Trans TV.

(mpr/nvt)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    64%
    Kontra
    36%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel