detikcom
Rabu, 08/08/2012 08:47 WIB

Adu Kuat Sampai Nekat

Deden Gunawan - detikNews
Jakarta - “Siap, ndan! Saya bertugas menjalankan UU!” Kalimat itu menyentak keluar dari mulut penyidik KPK berpangkat Komisaris Polisi (Kompol). Wajahnya masih menunjukkan ketegangan walaupun lelah sudah menyergap sekujur tubuh gemuknya.

Lelaki berambut plontos itu baru saja menyelesaikan penggeledahan selama lebih kurang enam jam di gedung Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, Jalan MT. Haryono, Cawang, Jakarta.

Jawaban lantang ini membungkam mulut aparat polisi yang berpangkat dua tingkat di atasnya, Komisaris Besar (Kombes). Sumber majalah detik menuturkan suasana saat itu benar-benar mencekam. Wajah-wajah polisi terlihat tegang, demikian pula wajah penyidik KPK yang melakukan penggeledahan.

Sekitar 32 kardus hasil penggeledahan teronggok di lobi gedung utama Korlantas Polri. Aparat Korlantas Polri tak mengizinkan satu barang pun keluar dari gedung.

***

Tulisan lengkap Jenderal Disikat, Polisi Nekat bisa dibaca di edisi terbaru Majalah Detik (edisi 36, 6 Agustus 2012). Edisi ini mengupas tuntas kasus penyimpangan proyek driving simulator dengan tema ‘Jenderal Disikat, Polisi Nekat’ juga ikuti artikel lainnya yang tidak kalah menarik seperti rubrik Nasional membahas Hari Suwandi korban Lapindo ‘Kisah Korban yang Terbeli’ Internasional ‘Rohingya – Berabad Hidup dalam Pengingkaran’, rubrik gaya hidup ‘Kaftan – Lebih Indonesia, Lebih Main-main’ berita komik ‘Tragedi Paus Baby’ rubrik seni dan hiburan dan review film ‘StreetDance2’, WKWKWK ‘Curi Spion Demi Burung’, serta masih banyak artikel menarik lainnya.

Untuk aplikasinya bisa di-download di apps.detik.com dan versi pdf bisa di-download www.majalahdetik.com Selamat menikmati!


Ikuti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", Pukul 16.30 WIB, Hanya di TRANS TV

(iy/iy)

Dapatkan ulasan lengkap Fokus dengan mendownload edisi Majalah detik melalui tablet Android dan iPad, atau download versi PDFnya di majalahdetik.com.





Sponsored Link
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Laporan Khusus Terbaru Indeks Laporan Khusus »
ProKontra Index »

Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019

Dalam berbagai survei, nama Gubernur DKI Jokowi menempati posisi teratas capres potensial 2014. Suara-suara yang menginginkan Jokowi maju menjadi Capres di Pilpres 2014 juga cukup kencang. Tetapi menurut peneliti politik senior LIPI, Siti Zuhro, Jokowi akan lebih kuat jika berkompetisi di Pilpres 2019. Bila Anda setuju dengan Siti Zuhro, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%
MustRead close