detikcom
Rabu, 08/08/2012 04:44 WIB

PT KAI Sumsel Akan Pecat Pegawai yang Terlibat Percaloan Tiket

Taufik Wijaya - detikNews
Jakarta - Guna menertibkan penjualan tiket kereta api, khususnya menjelang dan
sesudah Idul Fitri tahun ini, PT KAI Divre III Sumatera Selatan, akan
melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap karyawan PT KAI yang
terbukti terlibat percaloan tiket.

"Setelah terbukti bersalah setelah diperiksa, oknum pegawai yang
terlibat soal percaloan tiket itu akan di-PHK atau dipecat sebagai
pegawai PT KAI,” kata Jaka Jarkasih selaku Manager Humas PT KAI
Palembang, yang dihubungi detikcom, Selasa (07/8/2012) malam.

Langkah ini, kata Jaka, sebagai wujud PT KAI yang sangat serius memberantas
para calo-calo yang masih tersebar di lingkungan stasiun kereta api
Kertapati Palembang. Dikatakan Jaka, calo itu sangat merugikan
masyarakat yang menggunakan jasa kereta api. “Pokoknya PT KAI
berkomitmen dalam memberantas soal pencaloan tiket,” ujarnya.

Nah, guna mencegah percaloan tersebut, pihaknya akan memberlakukan
satu tiket untuk satu identitas kepemilikan KTP. Selain itu, dijalakan
penjualan tiket via online yang gunanya menutup
celah percaloan tiket.

Hanya khusus tiket kelas ekonomi yang masih dijual di loket dengan harga
satu tiket Rp 15 ribu, belum dijual secara online. Tiket secara
online dapat dipesan 90 hari sebelumnya pemberangkatan. Tetapi tiket
yang dijual di loket tetap berjalan sekitar 25 persen dari total
tiket.

Khusus menjelang lebaran ini, PT KAI akan melakukan razia guna
meminimalisir terjadinya praktik calo di lingkungan stasiun KA. Razia
akan melibatkan petugas dari dari TNI dan anggota kepolisian.



Seorang polisi diduga bunuh diri dengan cara menembak kepalanya. Simak di "Reportase Malam", pukul 02.08 WIB Hanya di TransTV

(tw/trq)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    56%
    Kontra
    44%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000
    MustRead close