Rabu, 08/08/2012 01:50 WIB
Usai Makan Pecel Ayam, Karyawati EO Tewas Terlindas Truk
Menurut kesaksian saksi mata, Harlen, korban yang baru saja pulang makan di sebuah warung pecel ayam di Jalan Pahlawan Revolusi, Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur. Sekitar pukul 21.45 WIB, korban pulang menuju ke tempat tinggalnya di RT 04 RW 06 Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur dengan menunggangi motor Honda Supra miliknya yang bernopol B 6646 TFZ.
Di tengah jalan, Iiem terjatuh dari kendarannya. Tubuhnya terpental ke aspal dan ditabrak oleh sebuah truk Colt Diesel bernomor polisi AB 7473 JN.
"Korban yang mengegas motor terlalu kencang hingga akhirnya berada di tengah jalan," kata Harlen saat ditemui detikcom dilokasi kejadian, Selasa (7/8/2012).
Tubuh korban tertabrak juga masuk ke dalam kolong truk. "Saat itu truk sudah mulai mengerem, namun korban yang terjatuh masuk kedalam kolong truk dan telindas oleh ban belakang truk. Pada saat itu saya mendengar seperti bunyi helm terlindas dua kali, tidak lama kemudian truk langsung berhenti," ujarnya.
Akibat kecelakaan tersebut, warga sekitar langsung menyemut di sekitar lokasi kejadian. Tidak lama berselang, petugas Satuan Wilayah Lalu Lintas Jakarta Timur datang dan mengamankan pengemudi truk.
Sementara itu, jasad korban dibawa warga terlebih dahulu ke kamar jenazah Rumah Sakit Persahabatan, Jakarta Timur dengan menggunakan mobil bak terbuka. Direncanakan jasad Lim akan langsung dibawa ke kampung halamannya. Proses pengiriman jenazah di rumah sakit itu pun telah diurus oleh pemilik tempat korban berkerja.
Jokowi Tak Beri Restu, KK Dheeraj Nekat Putar Film Jokowi. Saksikan Cerita Lengkapnya di "Reportase Siang" hari ini, mulai pukul 10.37 WIB Hanya di Transtv
(edo/fiq)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Tentara Inggris yang Dibunuh dengan Sadis Bernama Lee Rigby
189 share this. -
Online System Garuda di Cengkareng Down, Penumpang Antre Panjang
0 share this. -
KRL Commuter Line Tarif Progresif, Kalau Stasiun Tujuan Terlewati?
0 share this. -
Rekapitulasi KPUD se-Bali, Pastika Unggul Tipis
0 share this. -
Bambang Darmono: Teriakan Benny Wenda Tak Ada Apa-apanya
0 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Jumat, 24/05/2013 08:48 WIB
Ada Sedan Terbakar di Tol Jagorawi, Lalin Tersendat
-
Jumat, 24/05/2013 08:29 WIB
Network Switching di Cengkareng Alami Gangguan, Garuda Minta Maaf
-
Jumat, 24/05/2013 08:24 WIB
Online System Garuda di Cengkareng Down, Penumpang Antre Panjang
-
Jumat, 24/05/2013 07:51 WIB
KRL Commuter Line Tarif Progresif, Kalau Stasiun Tujuan Terlewati?
-
Jumat, 24/05/2013 07:40 WIB
Pilkada Bali, Kubu Pastika Klaim Unggul Tipis
-
Jumat, 24/05/2013 07:00 WIB
Bambang Darmono: Teriakan Benny Wenda Tak Ada Apa-apanya
-
Jumat, 24/05/2013 07:40 WIB
Pilkada Bali, Kubu Pastika Klaim Unggul Tipis
-
Jumat, 24/05/2013 07:51 WIB
KRL Commuter Line Tarif Progresif, Kalau Stasiun Tujuan Terlewati?
-
Jumat, 24/05/2013 07:01 WIB
Pelapor Kasus Simulator SIM Jadi Saksi untuk Irjen Djoko
-
Jumat, 24/05/2013 07:06 WIB
Mobil Travel Terguling di Tol Karawang Barat, Arus Lalu Lintas Macet
-
Jumat, 24/05/2013 06:32 WIB
Jelang Pengumuman UN SMA, KPAI: Stop Coret Baju!
-
Jumat, 24/05/2013 08:24 WIB
Online System Garuda di Cengkareng Down, Penumpang Antre Panjang
-
Jumat, 24/05/2013 08:29 WIB
Network Switching di Cengkareng Alami Gangguan, Garuda Minta Maaf
-
581 Komentar
-
363 Komentar
-
218 Komentar
-
216 Komentar
-
202 Komentar
-
145 Komentar
-
139 Komentar
-
136 Komentar
-
Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
MustRead
close
-
Kamis, 23/05/2013 22:59 WIB
Nonton Sang Kyai, Boediono: Kekuasaan Timbulkan Kesombongan
-
Kamis, 23/05/2013 22:39 WIB
Dana Rp 2 M Ditransfer ke Rekening Fathanah Atas Permintaan Walikota Makassar
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer
















Made Tantrawan (21), mahasiswa Fakultas MIPA UGM memiliki catatan prestasi yang luar biasa. Ia menjadi langganan juara olimpiade internasional dan kini lulus dengan sempurna. Apa resepnya?
Perlawanan para koruptor memang bervariasi. Sejak pertama kali pemberantasan korupsi dilakukan pada permulaan revolusi di Indonesia, tahun 1957, perlawanan sudah terjadi. Perlawanan para koruptor sudah merupakan hukum besi. Hukum perlawanan adalah hukum kemestian.
