detikcom
Selasa, 07/08/2012 23:49 WIB

Dokter Jadi Tersangka Korupsi Pengadaan Alat Produksi Vaksin Flu Burung

Andri Haryanto - detikNews
Jakarta - Bareskrim Polri menetapkan dr TPS sebagai tersangka tindak pidana korupsi pengadaan alat pembangunan fasilitas vaksin flu burung. Meski berstatus tersangka, sang dokter masih menghirup udara segar di luar penjara.

Kepala Biro Penerangan Polri, Kombes Boy Rafli Amar, mengatakan penetapan TPS sebagai tersangka berdasarkan laporan polisi tertanggal 5 april 2012, terkait pengadaan peralatan pembangunan fasilitas produksi, riset, dan ahli teknologi produksi vaksin flu burung di Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Kesehatan Lingkungan.

"Bareskrim menetapkan TPS selaku pejabat pembuat komitmen, tersangka belum ditahan," kata Boy, Selasa (7/8/2012).

Menurut Boy, penyidik dalam menangani proyek multiyears senilai Rp 718 milyar ini telah memeriksa 15 orang panitia pengadaan barang dan jasa, 15 orang panitia penerima barang, tim teknis penerima barang ada 11 orang dan staf Bio Farma dan Unair, serta dari pihak vendor sebanyak tiga orang.

"Penyidik telah melakukan penggeledahan di PT Bio Farma di Pasteur Bandung, PT Bio Farma di Cisarua Kabupaten Bandung, sebuah gedung di Buah Batu Bandung, sebuah laboratorium di universitas di Surabaya," ungkap Boy.

Modus yang dilakukan TPS sebagai pihak pejabat pembuat komitmen adalah, diduga dengan cara menggelembungkan harga dari barang yang akan diadakan.

Boy menambakan, pihaknya belum mengaah ke tersangka lain terkait kasus ini. "Hasil pemeriksaan ahli belum tuntas. Baru unsur panitia, jadi nanti akan ada lebih lanjut tekait pejabat-pejabat lainnya," kata Boy.


Praktek penimbunan BBM melibatkan oknum aparat keamanan. Seperti apa modusnya? Tonton "Reportase Investigasi", Minggu, 26 Mei 2013, pukul 16.45, hanya di TRANSTV

(ahy/trq)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    55%
    Kontra
    45%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000