detikcom
Selasa, 07/08/2012 17:55 WIB

Bibit Waluyo Bersiap Maju Lagi dalam Pilgub Jateng 2013

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Semarang - Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo menyertakan dirinya akan mengajukan diri lagi sebagai cagub pada Pilgub Jateng 2013. Sejauh ini, ia belum menentukan siapa pasangannya.

Bibit mengaku tidak ada koordinasi lagi Wagub Jateng Rustriningsih soal pencalonan diri, sehingga kemungkinan besar keduanya maju sendiri-sendiri.

"Enggak ada nyalon bareng, kalo itu masalah masing-masing pribadi," tegasnya di gubernuran, Jl Pahlawan, Semarang, Selasa (7/8/2012).

Bibit akan mencalonkan diri sebagai gubernur dari PDIP. Untuk pasangannya, ia menyerahkan sepenuhnya kepada partai. "Yang putuskan partai, bukan saya," jelasnya.

Pria berkumis itu pun mempersilahkan Rustriningsih untuk mendaftarkan diri sebagai calon gubernur pada pemilihan gubernur 2013. "Kalau mau mencalonkan ya silahkan, itu hak," katanya.

"Prinsipnya saya mendaftar tapi belum tahu kapan," imbuhnya.

Bibit membantah mengirim seseorang untuk mengambil formulir ke kantor PDIP Jateng, Senin (6/7/2012). Diketahui pria tersebut akhirnya tidak memperoleh formulir karena tidak disertai surat kuasa dari Bibit.

"Saya tidak tahu siapa karena belum ada laporan. Saya sendiri yang ke sana kalau ingin mendaftar," ujar Bibit.




Ikiti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", Pukul 16.30 WIB, Hanya di TRANS TV

(alg/try)





Sponsored Link
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019

Dalam berbagai survei, nama Gubernur DKI Jokowi menempati posisi teratas capres potensial 2014. Suara-suara yang menginginkan Jokowi maju menjadi Capres di Pilpres 2014 juga cukup kencang. Tetapi menurut peneliti politik senior LIPI, Siti Zuhro, Jokowi akan lebih kuat jika berkompetisi di Pilpres 2019. Bila Anda setuju dengan Siti Zuhro, pilih Pro!
Pro
33%
Kontra
67%