Selasa, 07/08/2012 17:49 WIB
Suara Demokrat di 2014 Diprediksi Turun karena Isu Korupsi
Responden dikondisikan menghadapi Pemilu 2014 pada saat dilakukan wawancara. Penelitian ini dilakukan selama 14 hari, sejak tanggal 8 Juli hingga 22 Juli 2012 dengan sampel 1996 responden, diambil dari 200 desa yang tersebar di 33 provinsi di Indonesia.
Metode yang digunakan adalah Multistage Random Sampling. Tingkat kepercayaan sebanyak 95 persen dan margin of error kurang lebih 2 persen.
Hasil survey menunjukkan, jika sebanyak 179 responden mengalihkan dukungan dari partai pilihannya di Pemilu 2009 karena kasus korupsi yang menimpa partai-partai pilihan mereka. Partai tersebut adalah Partai Demokrat, PDIP, PKS, PAN dan PPP.
"Sebanyak 179 responden mengalihkan dukungan karena korupsi. Alasan lain pengalihan dukungan adalah integritas moral anggota partai, ideologi, program kerja, tokoh dalam partai, peduli pada rakyat dan lainnya," jelas Direktur Trust Indonesia, Zudan Rosyidi, Selasa (7/8/2012) di Restoran Kelapa Dua, Jl Gatot Subroto, Senayan, Jakarta Pusat dalam acara laporan hasil riset survey 'Public Concern dan Perilaku Pemilih Menjelang Pemilu 2014'.
Lalu, ke mana para pemilih ini mengalihkan suaranya?
"Untuk Demokrat mayoritas lari ke NasDem (32,9 persen). PDIP ke Gerindra (20,4 persen). PKS lari ke NasDem sebanyak 30,8 persen. PAN ke Gerindra sebanyak 11,9 persen. PPP ke PKB sebanyak 31,7 persen dan Hanura ke Nasdem sebanyak 36,6 persen. Itu semua di luar yang tidak menjawab," papar Zudan.
"Namun karena mayoritas responden masih tidak menjawab, suara itu mungkin bisa kembali ke partainya kalau partainya mampu merebut hati pemilihnya," sambung Zudan.
Hasil survey ini menunjukkan adanya penurunan pemilih di Pemilu 2014 berdasarkan partai yang dipilihnya pada 2009 silam. Suara Demokrat turun 7,2 persen, PDIP 1,7 persen, PKS 3,6 persen, PAN 2,7 persen, PPP 1,7 persen dan Hanura 2,1 persen.
Sementara partai lain seperti Golkar, PKB, Gerindra dan PKNU jika dibandingkan dengan Pemilu 2009 diprediksi akan naik suaranya saat Pemilu 2012 digelar.
"Golkar naik 0,2 persen, PKB 1,8 persen, Gerindra naik 0,9 persen dan PKNU naik 0,3 persen," kata Zudan.
Lalu, mengapa Golkar yang juga diserang isu korupsi seperti Alquran justru suaranya tak terganggu, dan bahkan diprediksi naik di Pemilu 2012 mendatang?
"Itu naik 0,2 persen berarti cuma sekitar 6 pemilih. Menurut FGD yang kami lakukan, alasannya adalah kader Golkar aktif sosialisasi dan konsolidasi di internal serta di daerah-daerah," papar Zudan.
Ikuti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", Pukul 16.30 WIB, Hanya di TRANS TV
(dhu/gah)
Baca Juga
Twitter Recommendation
-
Harga BBM Naik, Tarif Angkutan DKI Diusulkan Naik 30 %
582 share this. -
Demo Hingga Tengah Malam, Mahasiswa Bentrok dengan Polisi
565 share this. -
Siap-siap! Hari Ini Air PAM di Depok Bakal Mati 4 Jam
530 share this. -
Pertama di Indonesia! Pemakai Diampuni karena Ungkap Mafia Narkoba
493 share this. -
WNI di Eropa Juga Keluhkan Keamanan Bagasi di Bandara Soetta
313 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Rabu, 19/06/2013 14:17 WIB
Banyak Dihujat di Twitter, Fahri Hamzah Anggap Sebagai Latihan
-
Rabu, 19/06/2013 14:15 WIB
Hari ke-248 Jokowi
Celoteh Jokowi tentang Kecelakaan hingga Jarang Berbaju Lengan Pendek
-
Rabu, 19/06/2013 14:12 WIB
Hari ke-248 Jokowi
Didesak Cepat Hilangkan Banjir dan Macet, Jokowi: Apa Saya Tukang Sulap?
-
Rabu, 19/06/2013 14:11 WIB
4 Siswa MTs Tewas Terseret Ombak Pantai Jodoh Batang
-
Rabu, 19/06/2013 14:11 WIB
Peremajaan Bajaj Tua, Pemprov DKI Sediakan Program Kredit Ringan
-
Rabu, 19/06/2013 13:07 WIB
Ini 5 Penampakan Aksi 'Tikus' di Bandara
-
Rabu, 19/06/2013 12:38 WIB
Perempuan Asal Lembata yang Dimakan Buaya Hamil 5 Bulan
-
Rabu, 19/06/2013 13:01 WIB
Lion Air Prihatin dan Kecewa terhadap Kasus 'Tikus Bagasi' di Bandara
-
Rabu, 19/06/2013 13:16 WIB
Rumor 'Soekarno Kecil' Disiapkan Jadi Penerus Tahta Mega
-
Rabu, 19/06/2013 11:27 WIB
Astaga! Ibu Hamil di Lembata Dimakan Buaya
-
Rabu, 19/06/2013 12:03 WIB
Rumor Seputar Alasan Prananda 'Soekarno Kecil' Tak Nyaleg
-
Rabu, 19/06/2013 12:01 WIB
Makam Sabeni Sempat Numpang di Ruang Tamu Sebelum Dipindah ke Karet
-
Rabu, 19/06/2013 12:38 WIB
Diperiksa KPK, Mentan Suswono Mengaku Tersinggung dengan Elisabeth
-
428 Komentar
-
359 Komentar
-
291 Komentar
-
260 Komentar
-
229 Komentar
-
209 Komentar
-
201 Komentar
-
198 Komentar
-
Senin, 17/06/2013 18:39 WIB
Dirjen KA Tundjung Inderawan Bicara Mental Penumpang dan Seramnya MRT Subway
Seraya membangun infrastruktur seperti stasiun dan rel kereta api, Kemenhub juga mengkhawatirkan mental penumpang kereta yang belum tertib. Apalagi, teknologi maju kereta bawah tanah bakal dibangun di Jakarta. Kekhawatiran timbul bila perilaku penumpang KA masih timpang dengan teknologi transportasi.
ProKontra
Index »
Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019
Pro
Kontra
MustRead
close
-
Rabu, 19/06/2013 10:33 WIB
Prananda Si 'Soekarno Kecil' Memilih Tak Nyaleg
-
Rabu, 19/06/2013 10:23 WIB
Penuhi Panggilan KPK, Mentan: Saya Baru Pertama Kali Bertemu Maria di Medan
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer




_10.gif)





_5.gif)






_4.gif)
Mudik selalu dirindukan bagi setiap perantau. Tak terkecuali bagi Dirjen Perhubungan Darat Soeroyo Alimoeso. Beliau curhat tentang dirinya yang tidak pernah mudik dan susahnya mengatur pemudik.
Giatnya Pemerintah memperjuangkan munculnya regulasi (Peraturan Menteri Perindustrian) tentang Low Cost and Green Car (LCGC) bersama-sama DPR-RI membuktikan bahwa Pemerintah sekarang tidak pro angkutan umum.

