detikcom
Selasa, 07/08/2012 17:27 WIB

WN Malaysia Divonis 13 Tahun Penjara karena Bawa Sabu ke Bali

Gede Suardana - detikNews
Ilustrasi/detikcom
Denpasar - WN Malaysia divonis selama 13 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Terdakwa terbukti mengimpor sabu-sabu 169 gram ke Indonesia.

Terdakwa Hew Kok Seong (39) dijatuhi hukuman oleh ketua majelis hakim Erly Soelistyarini pada persidangan di PN Denpasar, Jl Sudirman, Selasa (7/8/2012). Putusan tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Ni Wayan Wetri berupa penjara 15 tahun.

Hakim menyatakan terdakwa terbukti bersalah mengimpor narkotika berupa sabu seberat 169 gram sebagaimana diatur dalam pasal 113 ayat 2 UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

"Dengan demikian menghukum terdakwa 13 tahun penjara," katanya.

Hal-hal yang memberatkan adalah kejahatan terdakwa bertentangan dengan program pemerintah Indonesia yang sedang berperang terhadap narkoba.

Terdakwa dibekuk oleh petugas bea cukai di terminal kedatangan Bandara Ngurah Rai pada 19 Maret 2012. Saat itu, ia baru mendarat dalam perjalanan dari Bangkok dengan maskapai Air Asia FD 3677. Terdakwa menyembunyikan sabu di rongga koper.


(gds/try)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    58%
    Kontra
    42%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000