Selasa, 07/08/2012 16:50 WIB
Pembunuh Gigolo yang Mengaku Vampir Ditangkap di Australia
Ilustrasi
Sang korban yang bernama Shane Chartres-Abbott (28) tewas tertembak di luar kediamannya di wilayah pinggiran Melbourne, Australia pada Juni 2003 lalu. Shane tewas ditembak oleh seseorang tak dikenal tepat di depan kekasihnya yang tengah mengandung.
Saat itu, Shane yang berprofesi sebagai gigolo ini tengah terjerat kasus pidana. Dia dituding memperkosa seorang pelanggannya dan menggigit lidah pelanggannya tersebut hingga putus. Terungkap pada persidangan bahwa Shane juga memberitahu pelanggannya kalau dirinya seorang vampir yang berusia 200 tahun dan membutuhkan darah untuk bertahan hidup.
Sejak saat itu, kepolisian setempat melakukan penyelidikan menyeluruh untuk mencari dalang penembakan Shane. Hingga pada Selasa (7/8) waktu setempat, polisi menyatakan pihaknya membuat 'terobosan penting' dalam kasus Shane, yakni dengan menangkap sang eksekutor, Warren Shae (40). Polisi pun menjerat Warren dengan pasal pembunuhan.
"Dakwaan yang dikenakan mengacu pada penyelidikan yang panjang dan sulit yang selama ini dilakukan oleh Kepolisian Victoria, dengan dibantu Komisi Pidana Australia," demikian pernyataan Kepolisian Australia seperti dilansir oleh AFP, Selasa (7/8/2012).
Sementara itu, polisi masih memburu seorang pria yang diduga menjadi otak dari penembakan Shane ini. Pria bernama Mark Adrian Perry tersebut diyakini telah melarikan diri ke Thailand pada tahun 2009 silam setelah mengakui dirinya diburu polisi. Bahkan kepolisian Australia menawarkan imbalan sebesar 1 juta dolar Australia (Rp 10 miliar) bagi siapa saja yang bisa menemukan keberadaan Mark yang menjadi otak perencanaan pembunuhan Shane.
Kepolisian Australia sempat merasa kesulitan meneruskan penyelidikan kasus ini ketika Mark menghilang. Namun dengan penangkapan Warren ini, polisi meyakini bahwa Mark tak lama lagi akan bisa dibekuk.
"Pemerkosaan memang kejam dan sangat jahat, tidak ada yang membantahnya, tapi pembunuhan terhadap orang yang tengah diadili atas kasus pemerkosaan seperti itu jelas-jelas merusak sistem peradilan," ujar Asisten Komisioner Kepolisian setempat, Jeff Pope.
(nvc/ita)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Kamis, 23/05/2013 18:26 WIB
PM Inggris Sebut Pembunuhan Tentara Sebagai Pengkhianatan Atas Islam
-
Kamis, 23/05/2013 17:51 WIB
Pasca Pembunuhan Tentara Inggris, 2 Pria Ditahan Atas Serangan ke Masjid
-
Kamis, 23/05/2013 17:14 WIB
Warga Heran Polisi Baru Tiba 20 Menit Setelah Pembunuhan Tentara Inggris
-
Kamis, 23/05/2013 16:38 WIB
Media Inggris Soal Pembunuhan: 'Darah di Tangannya, Kebencian di Matanya'
-
Kamis, 23/05/2013 15:53 WIB
Laporan dari London
Ratusan Polisi Disebar Pasca Pembunuhan Sadis Tentara Inggris
-
Kamis, 23/05/2013 14:28 WIB
Sesal Ibunda Darin Kepada Luthfi Hasan
-
Kamis, 23/05/2013 08:03 WIB
Pesan Pelaku Pemenggal Tentara Inggris: Anda Tidak Pernah Aman!
-
Kamis, 23/05/2013 14:09 WIB
3 Janji Wah 'Papa' Luthfi untuk 'Mama' Darin
-
Kamis, 23/05/2013 07:03 WIB
Sadis! Seorang Tentara Inggris Dipenggal di Jalanan London
-
Kamis, 23/05/2013 10:39 WIB
Sedalam Apa Hubungan Darin-Luthfi? Ini 4 Jawaban Elite PKS
-
Kamis, 23/05/2013 11:02 WIB
Darin Mumtazah Jadi Kembang di Sekolah, Disukai Banyak Cowok
-
Kamis, 23/05/2013 07:34 WIB
Sisa Dendam Kerabat Soeharto
-
Kamis, 23/05/2013 12:17 WIB
Ahmad Zaki Cek Kabar Istrinya Terima Rp 1,025 M dari Fathanah
-
579 Komentar
-
363 Komentar
-
217 Komentar
-
216 Komentar
-
198 Komentar
-
145 Komentar
-
136 Komentar
-
125 Komentar
-
Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,844.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Kamis, 23/05/2013 17:04 WIB
Hasil UN SMA, 99,48 % Siswa di Indonesia Mulus Lulus
-
Kamis, 23/05/2013 16:54 WIB
Satpam yang Sebut Darin Panggil Luthfi 'Papa' Diancam Orang Tak Dikenal
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer
















Made Tantrawan (21), mahasiswa Fakultas MIPA UGM memiliki catatan prestasi yang luar biasa. Ia menjadi langganan juara olimpiade internasional dan kini lulus dengan sempurna. Apa resepnya?
Perlawanan para koruptor memang bervariasi. Sejak pertama kali pemberantasan korupsi dilakukan pada permulaan revolusi di Indonesia, tahun 1957, perlawanan sudah terjadi. Perlawanan para koruptor sudah merupakan hukum besi. Hukum perlawanan adalah hukum kemestian.
