Selasa, 07/08/2012 16:43 WIB
Senpi Perampok yang Dipakai Adu Tembak dengan Polisi Diduga dari Lampung
"Dari Lampung. Sedang kita selidiki di cybercrime, apakah ini senjata rakitan atau pabrik," ujar Kasat Reskrim Polres Bekasi, Kompol Taufik Hidayat, kepada wartawan, Selasa (7/8/2012).
Kepada polisi, para pelaku mengaku pernah merampok minimarket di kawasan Jakarta. Kelima pelaku yang berhasil ditangkap merupakan kawanan perampok profesional.
"Dari hasil penyelidikan diketahui mereka pernah tiga kali merampok Alfamart di Jakarta Pusat, dari identifikasi lebih lanjut diketahui mereka juga pernah merampok toko emas di Pondok Gede," sambung Taufik.
Karena merupakan kawanan perampok profesional, maka perampokan dilakukan secara terencana.
Menurut Taufik, awalnya petugas bersama pelaku BP dan AW datang ke kawasan Jatibening. Karena melihat polisi, rekan-rekan BP dan AW kabur dengan mobil Daihatsu Xenia putih B 1955 POJ.
Polisi pun melakukan pengejaran dengan kelompok tersebut pada hari ini pukul 02.00 WIB di Jl Raya Saman, RT 7/3 Jatibening Baru, Pondok Gede, Kota Bekasi. Bahkan kelompok yang berjumlah 5 orang tersebut menembaki mobil polisi.
Kejar-kejaran anatara mobil polisi dan perampok pun tak terhindarkan. Hingga akhirnya mobil pelaku menabrak tiang listrik. "Salah seorang pimpinan tewas karena berusaha melarikan diri," tandasnya.
Sebelumnya Polres Bekasi berhasil menangkap kawanan perampok minimarket dan pencurian dengan kekerasan yang biasa melakukan aksinya di Bekasi, dan Jakarta Pusat. Setiap kali melakukan aksinya para pelaku tidak segan-segan menghabisi nyawa korban. Kini 3 pelaku telah di tangan polisi, sedangkan dua orang lainnya tewas.
Dalam penangkapan itu, polisi menyita 3 pucuk senjata api FN, 12 butir peluru, 2 buah golok, 1 mobil Daihatsu Xenia putih nopol B 1955 POJ, 1 unit motor Yamaha Vega, 1 buah linggis, dan 2 buah lakban.
(vit/nwk)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Golkar: Pak Harto Banyak Meninggalkan Pengagum di Indonesia
554 share this. -
Makan di Pendopo Sipanji Banyumas, Megawati Cerita Kondisi Indonesia
542 share this. -
Wakil Ketua Komisi IX: Freeport Lakukan Pengabaian Keselamatan Pekerja
462 share this. -
Jokowi: Saya Nggak Mau, Tahu-tahu Filmnya Jadi
337 share this. -
Rekam 423 Video Cabul, Pria Singapura Diadili
279 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Rabu, 22/05/2013 12:42 WIB
Waspadalah, Obat Kuat Crocodile Drug adalah Narkoba
-
Rabu, 22/05/2013 12:41 WIB
Pukul 16.00 WIB Teng! KPU Tutup Penerimaan Berkas Perbaikan Bacaleg
-
Rabu, 22/05/2013 12:41 WIB
Ini Misi Fahri Hamzah Pindah ke Komisi III DPR
-
Rabu, 22/05/2013 12:28 WIB
Keluarga Pelaku Upaya Pemerkosaan yang Diringkus 3 Siswa SMP Ingin Damai
-
Rabu, 22/05/2013 12:23 WIB
KPK Tak Hadir, Rapat Timwas Century Ditunda
-
Rabu, 22/05/2013 11:41 WIB
3 Siswa SMP yang Gagalkan Upaya Pemerkosaan Sempat Mau Disuap Pelaku
-
Rabu, 22/05/2013 11:00 WIB
Cerita Satpam Soal Panggilan 'Papa' dari Darin ke Luthfi
-
Rabu, 22/05/2013 11:25 WIB
5 Pengakuan Mengejutkan Pelaku Pemotongan Kelamin Abdul Muhyi
-
Rabu, 22/05/2013 10:40 WIB
Ketika Jokowi Asli Merasa Tersaingi Reza 'Jokowi'
-
Rabu, 22/05/2013 09:23 WIB
Heroik! 3 Siswa SMP di Bogor Selamatkan Gadis 14 Tahun dari Pemerkosaan
-
Rabu, 22/05/2013 12:04 WIB
Tifatul: Kader PKS Jangan Makan Uang Haram, Jadi Tersangka Harus Mundur
-
Rabu, 22/05/2013 10:15 WIB
Jokowi: Saya Nggak Mau, Tahu-tahu Filmnya Jadi
-
Rabu, 22/05/2013 09:29 WIB
4 Cerita 'Hubungan Rahasia' Darin Mumtazah dan Luthfi
-
360 Komentar
-
238 Komentar
-
229 Komentar
-
215 Komentar
-
211 Komentar
-
210 Komentar
-
176 Komentar
-
162 Komentar
-
Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,845.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Rabu, 22/05/2013 10:15 WIB
Kasus Impor Daging, KPK Panggil 2 Sopir Luthfi
-
Rabu, 22/05/2013 10:15 WIB
Jokowi: Saya Nggak Mau, Tahu-tahu Filmnya Jadi
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








_5.gif)






Kenikmatan nasi goreng khas Indonesia juga tak bisa disangkal Mikhail Kouritsyn. Setiap mampir ke Indonesia, orang Rusia ini takkan lupa menyantapnya.
Pembubaran partai politik memang dimungkinkan, namun masih utopis. Akhir-akhir ini, wacana pembubaran partai politik korup kembali menguat. Setidaknya ada tiga momentum yang mendorong wacana publik ini semakin menguat.
